Lirik KJ 252 - Batu Penjuru Greja - Kidung Jemaat

Lirik KJ 252 - Batu Penjuru Greja - Kidung Jemaat
1. Batu penjuru G'reja dan Dasar yang esa, yaitu
Yesus Kristus, Pendiri umatNya. Dengan kurban darahNya
Gereja ditebus; baptisan dan firmanNya membuatNya kudus.

2. Terpanggil dari bangsa seluruh dunia, manunggallah Gereja
ber-Tuhan Yang Esa. Aneka kurnianya, esa baptisannya,
esa perjamuannya, esa harapannya.

3. Dilanda perpecahan dan faham yang sesat. Jemaat diresahkan
tekanan yang berat. Kaum kudus menyerukan, "Berapa lamakah?"
Akhirnya malam duka diganti t'rang cerah.

4. Gereja takkan punah selama-lamanya, dibimbing tangan Tuhan,
dibela kasihNya. Ditantang pengkhianat dan banyak musuhnya,
dan bertahanlah jemaat dan jaya mulia.

5. Di dalam pencobaan dan perjuangannya dinantikan zaman
sejahtera baka. Di mata tercerminkan Gereja yang menang
mencapai perhentian sentosa cemerlang.

6. Gereja yang di sorga dan yang di dunia bersatu dalam Tuhan,
Ketiga Yang Esa Ya Tuhan, b'ri anug'rah supaya kami pun
Engkau tempatkan juga kekal dirumahMu.

Makna Lagu Batu Penjuru Greja

Lirik ini menggambarkan Gereja sebagai umat Tuhan yang berdiri di atas satu dasar yang kokoh, yaitu Yesus Kristus. Kristus disebut sebagai “Batu penjuru” dan Pendiri Gereja, yang menebus umat-Nya melalui pengorbanan darah-Nya. Pesannya menekankan bahwa Gereja bukan sekadar organisasi manusia, tetapi persekutuan kudus yang dibangun, dipelihara, dan disucikan oleh Tuhan sendiri melalui firman dan baptisan.

Selain itu, lagu ini menonjolkan persatuan umat percaya dari seluruh dunia. Walaupun berasal dari berbagai bangsa dan memiliki beragam karunia, Gereja tetap satu karena memiliki satu Tuhan, satu iman, satu baptisan, dan satu pengharapan. Ini menunjukkan bahwa persatuan Kristen tidak didasarkan pada kesamaan budaya atau latar belakang, melainkan pada iman kepada Kristus.

Lirik ini juga jujur menggambarkan bahwa Gereja menghadapi banyak tantangan: perpecahan, ajaran sesat, tekanan, dan pengkhianatan. Namun di tengah semua itu, ada keyakinan bahwa Gereja tidak akan binasa karena dibimbing dan dilindungi oleh kasih Tuhan. Harapan besar diarahkan pada masa depan ketika penderitaan berakhir dan Gereja memperoleh kemenangan dan damai kekal bersama Tuhan.

Di bagian akhir, lagu ini menggambarkan kesatuan antara Gereja di bumi dan umat Tuhan di surga dalam penyembahan kepada Allah Tritunggal. Ada doa penuh kerinduan supaya umat percaya akhirnya juga boleh tinggal bersama Tuhan untuk selama-lamanya. Secara keseluruhan, lirik ini bernuansa agung, penuh pengharapan, dan meneguhkan iman tentang keteguhan Gereja di dalam Kristus.

Lirik Lagu Lagu Rohani

Selengkapnya

Berita Artis Terbaru