surya terbenam, buatlah hati benderang.
2. Kau disembah dinihari, pun di senja Kau dicari.
Selalu kami menyembah; pujian kami t'rimalah.
3. Ya Bapa, Putra, Roh Kudus, kekal terpuji namaMu!
Engkaulah mahamulia semula dan selamanya!
Makna Lagu Tritunggal Sinar Abadi
Lirik ini adalah doa dan pujian kepada Allah Tritunggal — Bapa, Putra, dan Roh Kudus — yang digambarkan sebagai “Sinar abadi,” yaitu terang ilahi yang tidak pernah padam. Lagu ini menonjolkan kebesaran dan kesempurnaan Tuhan yang kekal selamanya. Saat matahari terbenam dan dunia menjadi gelap, umat memohon agar Tuhan tetap menerangi hati mereka dengan terang kasih dan kehadiran-Nya.
Selain itu, lirik ini menggambarkan kehidupan iman yang terus mencari dan menyembah Tuhan sepanjang hari, dari pagi hingga malam. Tuhan bukan hanya dicari saat susah, tetapi dipuji terus-menerus sebagai pusat kehidupan. Ada nuansa penyembahan yang tenang dan penuh hormat, menunjukkan hubungan yang dekat antara umat dan Allah.
Di bagian akhir, lagu ini menjadi pengakuan iman bahwa Allah Tritunggal layak dipuji selama-lamanya. Bapa, Putra, dan Roh Kudus dimuliakan sebagai Tuhan yang kekal, mulia sejak semula dan tetap mulia untuk selamanya. Secara keseluruhan, lirik ini memiliki suasana khusyuk, damai, dan penuh kekaguman terhadap kebesaran Allah yang abadi.