Lirik KJ 155 - Yerusalem Pusaka Daud

Lirik KJ 155 - Yerusalem Pusaka Daud
1. Yerusalem, pusaka Daud, betapa kau berubah!
Mengapakahb tak lagi kau menjunjung citra sorga?
Mesias datang padamu mencari kebajikan,
Wajahmu dingin membeku dan Dia Kausalibkan.

2. Yerusalem, mengapakah kausangkal maksud Tuhan?
Dimanakah sejahtera yang harus kauwujudkan?
Di zaman dulu sang Firaun telah berbuat jahat,
Tak ubah kini pun engkau membunuh Jurus'lamat.

3. Yerusalem, o bundaku, nabi-nabi kaubunuh,
dan yang diutus padamu engkau lempari batu.
Merindu Yesus, Putra Daud, mengumpulkan anakmu;
Engkau ternyata tidak mau, sebab terlalu angkuh.

4. Yerusalem, Yerusalem, Rajamu sudah datang!
Seorang Anak Betlehem empunya Kerajaan.
TakhtaNya suci dan teguh, damaiNya tak berlalu
Dan Ia menjadikanmu Yerusalem yang baru.

Makna Lagu Yerusalem Pusaka Daud

Lirik ini menggambarkan kekecewaan sekaligus kerinduan Tuhan terhadap Yerusalem. Kota yang seharusnya menjadi simbol damai, iman, dan harapan justru berubah jadi tempat yang menolak kebaikan. Dalam lagu ini, Yesus Kristus datang membawa kasih dan keselamatan, tetapi malah ditolak dan disalibkan. Pesannya terasa dalam banget: kadang manusia terlalu sibuk dengan ego, kekuasaan, atau kebiasaan lama sampai nggak sadar sedang menolak hal baik yang datang dari Tuhan.

Lirik ini juga menyoroti bagaimana manusia sering mengulang kesalahan yang sama sepanjang sejarah. Ada perbandingan dengan Firaun yang keras hati, lalu disamakan dengan sikap Yerusalem yang menolak para nabi dan utusan Tuhan. Intinya, lagu ini seperti kritik terhadap sifat manusia yang susah mendengar kebenaran ketika hati sudah dipenuhi kesombongan. Padahal, Tuhan digambarkan terus ingin merangkul dan mengumpulkan umat-Nya seperti keluarga sendiri.

Namun di bagian akhir, nuansa lagu berubah jadi penuh harapan. Meski manusia pernah gagal dan menolak Tuhan, tetap ada janji tentang “Yerusalem baru” — simbol kehidupan yang damai, suci, dan dipulihkan. Kehadiran Raja dari Betlehem membawa harapan bahwa kasih dan damai Tuhan pada akhirnya akan menang. Jadi, makna keseluruhan lirik ini bukan cuma soal teguran, tapi juga tentang kesempatan untuk berubah dan menerima damai yang sejati.

Lirik Lagu Lagu Rohani

Selengkapnya

Berita Artis Terbaru