
Wahai yang sakit dan penat, dengarlah suara Yesus!
Reff:
Baik di dunia yang fana, baik di sorga yang baka,
Yang terindah s'lamanya nama Tuhan Yesus.
2. DiampuniNya dosamu; dengarlah suara Yesus.
Menuju sorga jalanmu bersama Tuhan Yesus.
Reff:
Baik di dunia yang fana, baik di sorga yang baka,
Yang terindah s'lamanya nama Tuhan Yesus.
3. Segala puji bagiNya, telah 'ku ikut Yesus.
OlehNya aku s'lamatlah; kucinta Tuhan Yesus.
Reff:
Baik di dunia yang fana, baik di sorga yang baka,
Yang terindah s'lamanya nama Tuhan Yesus.
4. Di kancah dosa dan gentar harapku hanya Yesus.
Senang hatiku mendengar mujizat nama Yesus.
Reff:
Baik di dunia yang fana, baik di sorga yang baka,
Yang terindah s'lamanya nama Tuhan Yesus.
Makna Lagu Sang Maha Tabit Tlah Dekat
Lirik ini menampilkan Yesus sebagai “Sang Maha Tabib,” yaitu pribadi yang menyembuhkan bukan hanya secara fisik, tapi juga batin dan rohani. Dia digambarkan dekat dengan orang-orang yang sakit, lelah, dan terbebani hidup. Pesannya sederhana tapi kuat: ketika manusia berada dalam kondisi paling rapuh, ada suara Yesus yang memanggil untuk memberi penghiburan, pemulihan, dan harapan baru.
Selain itu, lagu ini menegaskan bahwa karya Yesus tidak berhenti di penyembuhan, tapi juga mencakup pengampunan dosa dan jalan menuju keselamatan. Dengan mengikuti Yesus, manusia diarahkan kepada hidup yang lebih kekal, bukan hanya kenyamanan sementara di dunia. Ini menunjukkan bahwa relasi dengan Tuhan bukan cuma soal pertolongan sesaat, tapi juga perjalanan menuju kehidupan yang lebih dalam dan abadi.
Di bagian refrein, nama Yesus dipuji sebagai yang paling indah dan berharga, baik di dunia maupun di sorga. Intinya, lagu ini ingin menegaskan bahwa di tengah segala masalah hidup—baik sakit, dosa, atau ketakutan—Yesus tetap menjadi pusat harapan. Mengikuti-Nya membawa sukacita, pengampunan, dan damai yang tidak tergantikan.




















