Lirik KJ 137 - Dari Terbitnya Surya Trang - Kidung Jemaat

Lirik KJ 137 - Dari Terbitnya Surya Trang - Kidung Jemaat
1. Dari terbitnya surya t'rang sampai dibarat terbenam
Sang Kristus dimuliakanlah, yang dilahirkan Maria.

2. Maha Pencipta dunia menjadi hamba terendah
dan menebus manusia dari bencana dosanya.

3. T'lah lahir Sang Imanuel yang diwartakan Gabriel;
Yohanes mengelukanNya dalam kandungan bundanya.

4. Walaupun Raja semesta, palungan tak ditolakNya;
Yang menghidupi burung pun, kini menyusu tersenyum.

5. Biduan sorga mulia memuji Allah, BapaNya,
dan kaum gembala mendengar tentang Gembala yang Besar.

6. Orang Majusi dari jauh melihat bintang Putra Daud,
pergi memandang T'rang Baka, mempersembahkan hartanya.

7. Herodes, kau mengapakah cemas menyambut datangNya
yang sungguh tidak akan mau berkuasa seperti engkau?

8. Ratapan ibu terdengar di pembunuhan yang besar
oleh Herodes yang kejam terhadap tunas Betlehem.

9. Para sarjana Alkitab menguji Dia yang berhak
bermukim s'lama-lamanya di dalam rumah BapaNya.

10. Berdiri, putih cemerlang, Sang Anakdomba di Yordan:
pertanda kerelaanNya menghapus dosa dunia.

11. Air jadi anggur yang terbaik mukjizat kuasaNya ajaib:
yang kosong dipenuhiNya dengan berkat karunia!

Makna Lagu Dari Terbitnya Surya Trang

Lirik ini menggambarkan perjalanan hidup Yesus dari kelahiran sampai awal pelayanan-Nya dengan cara yang penuh pujian dan makna rohani yang dalam. Yesus dipuji sebagai Kristus yang dimuliakan dari terbit sampai terbenamnya matahari, menunjukkan bahwa kemuliaan-Nya tidak terbatas waktu atau tempat. Walaupun Dia adalah Pencipta dunia, Ia memilih lahir sederhana melalui Maria dan hidup sebagai manusia biasa. Kontras ini menegaskan bahwa kebesaran Tuhan justru terlihat dari kerendahan hati-Nya.

Lagu ini juga menampilkan respons dunia terhadap kelahiran Yesus: ada sukacita dari malaikat, gembala, dan orang Majus, tapi juga ada ketakutan dan kekerasan dari Herodes. Di satu sisi, ada orang-orang yang mencari dan menyembah, tapi di sisi lain ada penolakan dan kejahatan yang muncul karena rasa takut kehilangan kuasa. Dari sini terlihat bahwa kehadiran Yesus selalu membawa pilihan bagi manusia—menerima damai atau menolak karena ego dan ambisi.

Selain itu, lagu ini menyoroti mukjizat dan tanda-tanda kuasa Yesus, seperti air menjadi anggur dan baptisan di sungai Yordan. Semua ini menunjukkan bahwa Yesus datang bukan untuk menguasai dengan kekerasan, tetapi untuk membawa berkat, pemulihan, dan keselamatan. Pesan akhirnya terasa relevan banget: hidup manusia bisa kosong, penuh luka, atau kacau, tapi ketika Yesus hadir, semuanya bisa dipenuhi dengan harapan dan berkat. Intinya, lagu ini mengajak untuk melihat Yesus sebagai pusat hidup yang membawa terang, damai, dan perubahan nyata.

Lirik Lagu Lagu Rohani

Selengkapnya

Berita Artis Terbaru