Lirik KJ 133 - Hai BIntang Timur - Kidung Jemaat

Lirik KJ 133 - Hai BIntang Timur - Kidung Jemaat
1. Hai bintang Timur, terbitlah kembali dalam semarak
cahaya terang, sama dengan kau pernah menyinari
orang Majusi di malam kelam.

2. Mari, tunjukkan tempat Yesus lahir! Sungguhkah Dia
di kandang rendah? Bayi lembut di palungan terbaring,
langit dan bumi KerajaanNya.

3. Kami berlutut bersama Majusi: bagiMu, Tuhan,
Pujian syukur! T'rimalah hati yang Kaubuat suci
Bagai pengganti menyan, mas dan mur.

Makna Lagu Hai Bintang Timur

Lirik lagu ini memakai simbol “bintang Timur” sebagai cahaya penuntun yang membawa orang kepada Yesus. Sama seperti orang Majus dulu yang dipimpin bintang di tengah malam gelap, lagu ini juga menggambarkan kerinduan manusia untuk menemukan arah dan harapan dalam hidup. Bintang itu jadi lambang iman dan petunjuk Tuhan yang menerangi langkah ketika keadaan terasa gelap atau penuh ketidakpastian.

Selain itu, lagu ini menonjolkan kontras yang sangat dalam: Yesus adalah Raja atas langit dan bumi, tetapi lahir di kandang yang sederhana dan terbaring di palungan. Pesannya kuat banget—kemuliaan sejati nggak selalu datang dalam kemewahan atau kekuasaan besar. Justru lewat kesederhanaan, kasih Tuhan terasa lebih dekat dan nyata bagi manusia. Ini ngajarin bahwa hal-hal kecil dan sederhana pun bisa punya makna besar.

Di bagian akhir, lagu ini mengajak pendengar untuk datang menyembah dengan hati yang tulus, seperti orang Majus yang membawa emas, menyan, dan mur. Tapi yang paling penting bukan hadiah mahal, melainkan hati yang bersih dan penuh syukur. Maknanya relate banget buat kehidupan sekarang: Tuhan lebih melihat ketulusan hati daripada penampilan luar atau materi. Intinya, lagu ini mengajak kita untuk terus mencari terang Tuhan, hidup dengan rendah hati, dan memberikan versi terbaik dari diri kita dengan penuh kasih dan syukur.

Lirik Lagu Lagu Rohani

Selengkapnya

Berita Artis Terbaru