Tinggi rumput darilah lalang
Lama tak kupandang, hati dah bimbang
Lama tak kupandang, hati dah bimbang
Layang-layang, selayang pandang
Hati di dalam bagai bergoncang
Jangan ragu dan jangan bimbang
Ini lagu selayang pandang
Kalau tidak kelapa, Puan
Tidak, Puan, kelapa Bali
Kalau tak Tuan, siapa lagi?
Kalau tak Tuan, siapa lagi?
Layang-layang, selayang pandang
Hati di dalam bagai bergoncang
Jangan ragu dan jangan bimbang
Ini lagu selayang pandang
Layang-layang, selayang pandang
Hati di dalam bagai bergoncang
Jangan ragu dan jangan bimbang
Ini lagu selayang pandang
Kalau Tuan pergi berburu
Carikan saya si Kijang Belang
Kalaulah Tuan asyik merindu
Hatiku pula semakin bimbang
Layang-layang, selayang pandang
Hati di dalam bagai bergoncang
Jangan ragu dan jangan bimbang
Ini lagu selayang pandang
Layang-layang, selayang pandang
Hati di dalam bagai bergoncang
Jangan ragu dan jangan bimbang
Ini lagu selayang pandang
Layang-layang, selayang pandang
Hati di dalam bagai bergoncang
Jangan ragu dan jangan bimbang
Ini lagu selayang pandang
Kisah Lagu Daerah 'Selayang Pandang' dari Sumatera Utara
Lagu Selayang Pandang merupakan salah satu lagu populer dalam budaya Melayu yang diciptakan oleh Lily Suhairy. Lagu ini bercerita tentang kisah cinta dan kerinduan. Liriknya sering kali berisi pantun yang menggambarkan pujian, kekaguman, serta perasaan bimbang karena lama tidak bertemu.
Selayang Pandang menggambarkan perasaan cinta dan rindu yang mendalam, sering kali diungkapkan melalui pertemuan di ladang. Dalam versi lain, lagu memiliki makna tentang nasihat agar selalu berbuat baik dalam hidup.Sebagai tambahan, lagu Melayu klasik ini sering ditampilkan dengan tarian dan menjadi simbol kebudayaan Melayu yang riang namun sarat makna.