Rio rio ramba naposo
Marga dia marga munadaito
Sapa sapa naso umboto
Ala tipang tipang tipang polo labaya
Ala rudem rudem rudem rudempong
Ala tipang tipang tipang polo labaya Ala rudem rudem rudem rudempong
Ramba anggo ramba nami daito
Parasaran ni amba roba
Marga anggo nami daito
Inda datar pa boa boa
Ala tipang tipang tipang polo labaya
Ala rudem rudem rudem rudempong
Ala tipang tipang tipang polo labaya
Ala rudem rudem rudem rudempong
Kisah Lagu Daerah 'Ramba Dia' dari Sumatera Utara
Lagu Ramba Dia menceritakan tentang interaksi sosial dalam budaya Batak, khususnya saat orang-orang baru saling bertemu. Dalam tradisi Batak, hal penting yang biasanya ditanyakan adalah marga atau asal keluarga. Melalui pertanyaan itu, hubungan kekerabatan bisa diketahui dan menentukan cara bersikap satu sama lain.
Selain itu, lagu ini juga mencerminkan suasana kebersamaan, terutama di kalangan anak muda atau naposo. Mereka saling berkenalan, bercanda, dan membangun keakraban dalam suasana santai seperti pesta atau acara adat. Secara keseluruhan, makna utama lagu ini adalah tentang proses sosial dari tidak saling mengenal menjadi akrab.