Digigiek gigiek topai
Mulei nayah sai buhung
Bejanjei ago bebai
Lung kula ilung
Lak ilung badan asang
Mulei nayah sai bingung
Dipikken menganai wawai
Lamun kak takdir
Makko sai dapok cawo
Segalo jodoh
Dipegung sai kuaso
Kisah Lagu Daerah 'Pung Kelapo Kupung'
Lagu daerah Pung Kelapo Kupung adalah lagu asal Lampung yang mengangkat tema tentang janji cinta dan kehidupan pedesaan yang sederhana. Liriknya yang menggambarkan kelapa kosong yang digigit tupai sering dimaknai sebagai sindiran terhadap harapan cinta yang tidak terwujud dan janji yang berakhir sia-sia.
Melalui perumpamaan tersebut, lagu ini menggambarkan perasaan cinta yang awalnya penuh harapan tetapi akhirnya mengecewakan, seperti kelapa yang terlihat baik di luar namun kosong di dalam. Lagu ini juga menceritakan kisah asmara muda-mudi Lampung yang dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat setempat.
Selain bernilai hiburan, lagu ini mengandung pesan agar seseorang tidak mudah percaya pada janji manis yang belum tentu terbukti kebenarannya. Lagu Pung Kelapo Kupung disebut sebagai lagu yang bernuansa melankolis yang menggambarkan kejujuran perasaan dalam hubungan melalui perumpamaan alam.