Lirik Muloh Tungga

Teppik pengkalan mandi
Tinggaldo indai kanca
Halokwi antak sinji
Negham bandung pujama
Induh kapan masani
Gham dapok muloh tungga
Kintu wat salah dighi
Mahaf keti sai dija

Mangkung tantu kapan masani
Gham dapok muloh tungga
Sangun sedih, kik tipubiti
Pulipang jak pujama
Luhotku dipuaghi
Sunyinni sai wat dija
Kintu telibak dudi
Singgah di gham dang lupa

Kisah Lagu Daerah 'Muloh Tungga'

Lagu daerah Lampung Muloh Tungga mengandung makna tentang rasa rindu seorang pemuda kepada kekasih yang dicintainya. Lirik lagu ini menggambarkan perasaan cinta yang kuat disertai kesedihan akibat perpisahan yang harus terjadi. Selain itu, lagu tersebut juga menampilkan suasana hati yang penuh harapan untuk dapat bertemu kembali (tungga) di lain waktu.

Melalui liriknya, Muloh Tungga menceritakan kisah asmara yang terhalang oleh jarak dan keadaan sehingga menimbulkan patah hati. Perasaan sedih seorang bujang yang terpisah dari kekasihnya menjadi inti utama dalam lagu ini. Namun, di balik kesedihan tersebut, tersimpan keinginan besar untuk kembali bersama dan menjalin hubungan seperti sebelumnya.

Walaupun bernuansa sedih, lagu ini tetap menyampaikan pesan moral tentang kesetiaan dan harapan dalam percintaan. Lagu Muloh Tungga mengajarkan bahwa cinta sejati tetap bertahan meskipun dihadapkan pada perpisahan dan rintangan. Sebagai salah satu lagu tradisional yang populer di Lampung, lagu ini dikenal karena liriknya yang menyentuh dan penuh emosi.

Lirik Lagu Lagu Daerah Lampung

Selengkapnya

Berita Artis Terbaru