Tanggo batu ado dijambi, adonyo dimuaro jambi
Tanah cinto kepado putri, iko lagu sejarah muaro jambi
Hooooo….
Marilah kito ke muaro jambi, menenggok orang menuai padi
Sakitlah badan dak teraso lagi, gara – gara bejalan kaki
Bujang gadis menyagil kami, tuo mudo senang bernyanyi
Lagu kami daerah jambi, aslinyo dari muaro jambi
Jambi
Kisah Lagu Daerah 'Putri Muato'
Lagu Putri Muaro Jambi ciptaan Heri Yusdi memiliki makna tentang kekaguman terhadap keindahan alam dan nilai sejarah di daerah Muaro Jambi, terutama di sekitar kawasan candi. Lagu ini juga menggambarkan suasana yang ceria, penuh persahabatan, dan rasa bangga terhadap warisan budaya daerah setempat.
Makna penghormatan terhadap sejarah terlihat dari penyebutan Tanggo Batu dan Muaro Jambi yang menjadi simbol situs bersejarah kebanggaan masyarakat. Selain itu, lagu ini juga menggambarkan kehidupan bujang dan gadis yang gemar bernyanyi.
Keindahan alam Muaro Jambi digambarkan melalui suasana pedesaan yang tenang dan kegiatan masyarakat saat menuai padi. Sebagai lagu daerah, Putri Muaro Jambi juga berfungsi untuk memperkenalkan ciri khas budaya Muaro Jambi kepada masyarakat luas.