Lirik Ketimun Bungkuk

Sudah nasib ketimun bungkuk dak masok dalam timbangan 2 x
Dak jugo dalam itungan, dok e sayang.
Apolagi masok dalam idangan 2x

Malang nasib ketimun bungkuk dak renti dicaci orang 2x
Dak jugo ditoleh kanti dok e sayang
Tinggalah tegolek bawah timbangan 2x

Bilo nian nasib badan macam ketimun lain,
disapo dipilih kawan berego bukan main
malang nian nasib awak, kemano badan dibawak,
kemano kaki dianjak dok e sayang

janganlah beibo nian wahai ketimun bungkuk
besok subuh masih ayam berkokok
segalonyo isi alam pasti ado duonyo
kalau ado malam ado siangnyo....

Kisah Lagu Daerah 'Ketimun Bungkuk'

Lagu daerah Jambi Ketimun Bungkuk menceritakan tentang kehidupan seseorang yang merasa tersingkir, kurang dihargai, dan tidak beruntung dalam hidupnya. Lagu ini menggambarkan perasaan sedih karena terabaikan dan sering menjadi bahan ejekan orang lain.

Dalam lagu tersebut, “ketimun bungkuk” digunakan sebagai kiasan bagi orang yang dianggap memiliki kekurangan karena fisiknya yang tidak sempurna. Liriknya juga menggambarkan nasib ketimun bungkuk yang sering tidak diperhitungkan, tidak masuk dalam timbangan, dan dianggap tidak berharga sehingga tersisih dari hidangan.

Ungkapan tentang hanya tergeletak di bawah timbangan melambangkan keadaan yang tidak berdaya dan ditinggalkan. Secara keseluruhan, lagu “Ketimun Bungkuk” menjadi ungkapan rasa sedih dan rendah diri karena nasib malang yang diibaratkan seperti ketimun yang bentuknya tidak sempurna.

Lirik Lagu Lagu Daerah Jambi

Selengkapnya

Berita Artis Terbaru