Mengingatkan kembali
Betapa bodohnya diriku
Cerminan yang tak pergi
Seringkali mengatur
Cara pandang pikirku salah
Sampai kapan akan mereda?
Buang semua isi pikiran
Bersorak huuuuuu
Wajar bila terkadang keliru
Kelak kau mengerti
Mana yang salah mana nyata
Bersorak huuuu
Perlahan semua kan terlewati
Lukis hari ini
Kulawan arah arus
Pegang penuh kendali
Takkan terjadi lagi cerita
Yang sama seperti mereka
Buang semua isi pikiran
Bersorak huuuuuu
Wajar bila terkadang keliru
Kelak kau mengerti
Mana yang salah mana nyata
Bersorak huuuu
Perlahan semua kan terlewati
Lukis hari ini
Sudah saatnya menjawab tanya
Kita bersama jauh melangkah
Buang semua isi pikiran
Bersorak huuuuuu
Wajar bila terkadang keliru
Kelak kau mengerti
Mana yang salah mana nyata
Bersorak huuuu
Perlahan semua kan terlewati
Lukis hari ini
Buang semua isi pikiran
Bersorak huuuuuu
Makna di balik lagu 'Lukis Hari Ini'
Lagu ini menceritakan seseorang yang sedang berjuang melawan pikiran negatif dan rasa penyesalan dalam dirinya. Tatapan dan cerminan diri membuatnya sadar bahwa selama ini ia sering terjebak dalam cara berpikir yang salah. Meski begitu, ia mulai mencoba menerima bahwa melakukan kesalahan adalah hal yang wajar dalam hidup, dan semua pengalaman itu akan membantunya memahami mana yang benar dan mana yang hanya ketakutan dalam pikirannya.
Di sisi lain, lagu ini juga membawa pesan semangat untuk bangkit dan terus melangkah maju. Tokoh dalam lagu memilih melawan arus, mengambil kendali atas hidupnya, dan tidak ingin mengulangi kesalahan yang sama seperti orang lain. Melalui lirik “buang semua isi pikiran” dan “bersorak”, lagu ini mengajak pendengar untuk melepaskan beban pikiran, menikmati proses hidup, dan percaya bahwa perlahan semua masalah akan terlewati sambil terus “melukis hari ini” dengan harapan baru.