Lagu ini menceritakan seseorang yang merasa dimanfaatkan dalam sebuah hubungan. Ia selalu ada untuk menemani dan menerima seseorang yang datang ketika sedang terluka atau memiliki masalah, tetapi ditinggalkan saat keadaan sudah membaik. Dengan tulus ia memberikan seluruh perhatian dan cinta, namun akhirnya sadar bahwa dirinya hanya dijadikan tempat singgah ketika dunia terasa tidak ramah bagi orang tersebut.
Rasa kecewa semakin dalam ketika ia menyadari bahwa cinta yang diberikannya tidak pernah benar-benar dihargai. Orang yang dicintainya ternyata tidak menginginkan hatinya, melainkan hanya menjadikannya pelarian dan tempat menenangkan diri saat tersakiti oleh orang lain. Lagu ini menggambarkan kesedihan karena berharap terlalu besar kepada seseorang yang ternyata tidak memiliki perasaan yang sama.