[laughs]
Aku tahu aku bakal ketemu kamu, aku tahu aku bakal ketemu kamu lagi!
Aku udah tahu bakal ketemu kamu lagi!
Aku bakal lihat kamu lagi
Aku bakal lihat kamu lagi.
Di mana tas buku sialanmu?
Di mana tas bukumu yang ngeselin itu?
Selalu bawa tas buku kecil itu
Selalu bawa tas kecil itu.
Gak ada yang mau lihat itu
Gak ada yang mau lihat itu.
Anak kelas empat sialan
Anak kelas empat yang ngeselin!
Duduklah di tempatmu
Duduklah di tempatmu!
?? mau main lagi seolah dia ada yang lain untuk dilakukan
?? mau main lagi seolah dia punya yang lain untuk dikerjain.
Kamu gak punya yang lain untuk dilakukan
Kamu gak ada yang lain untuk dikerjain.
Kamu gak ngelakuin apa-apa dengan hidupmu
Kamu gak ngelakuin apa-apa dengan hidupmu.
[piano starts]
Nada piano mulai
Nada piano mulai.
Apa yang kamu pikir ini?
Kamu pikir ini apa?
Kamu mending lihat aku saat aku bicara sama kamu!
Mending kamu lihat aku pas aku ngomong sama kamu!
Kamu pikir ini mudah, kan?
Kamu pikir ini gampang, ya?
Kamu pikir ini sudah dijanjikan
Kamu pikir ini udah pasti, ya?
Oh, gak ada yang pasti denganmu
Oh, gak ada yang pasti denganmu.
Lihat wajahku, apa aku punya wajah yang bisa dipercaya?
Lihat wajahku, apa aku punya wajah yang bisa dipercaya?
Apa ini terlihat seperti aku janji apa-apa?
Apa ini terlihat seperti aku janji apa-apa?
Kanye!
Kanye!
N***a! Apa kamu tidur di kelas saya?
N***a! Apa kamu ngantuk di kelas saya?
Bangun, Tuan West! Tuan West
Bangun, Tuan West! Tuan West!
[echoes into next song]
[suara bergema ke lagu berikutnya]