Warna langit yang paling engkau suka
Masihkah sering lupa
Dimana letaknya kau simpan kacamata
Tanpa niat kuhafal semua masih saja aku mengingatnya
Dahulu ku mengenalmu paling
Semua tentangmu tertawa denganmu
Mengapa kini berubah asing
Tak saling menyapa lupa ku pernah disana
Masihkah kau yang sama
Gunakan tertawa buat tutupi luka
Lagu yang kau putar tiap hari
Sekarang kunikmati sendiri wo
Dahulu ku mengenalmu paling
Semua tentangmu tertawa denganmu
Mengapa kini berubah asing
Tak saling menyapa lupa ku pernah disana
Kadang kau hadir lagi tapi di mimpi
Sedikit mengobati hati terbangun pagi kau nya tak di sini
Dahulu ku mengenalmu paling
Semua tentangmu tertawa denganmu
Mengapa kini berubah asing
Tak saling menyapa lupa ku pernah disana
Dahulu aku yang paling mengenalmu
Semua kegemaranmu
Mengapa kini berubah asing
Tak saling menyapa
Lupa ku pernah disana
Lupakah kau sebenarnya
Makna Lagu Asing - Juicy Luicy
Lagu Asing dari Juicy Luicy menceritakan perasaan sedih ketika seseorang yang dulu sangat dekat kini berubah menjadi orang asing. Lirik "Masihkah ungu muda warna langit yang paling engkau suka" dan "Masihkah sering lupa di mana letaknya kau simpan kacamata" menunjukkan bahwa tokoh dalam lagu masih mengingat hal-hal kecil tentang mantan kekasihnya. Ironisnya, meski hafal semua kebiasaan itu, hubungan mereka kini sudah tidak lagi sama. Kalimat "Tanpa niat kuhafal semua, masih saja aku mengingatnya" menggambarkan bahwa kenangan memang sulit dihapus, bahkan ketika seseorang sudah berusaha melanjutkan hidup.
Bagian paling menyentuh ada di lirik "Dahulu ku mengenalmu paling, semua tentangmu, tertawa denganmu, mengapa kini berubah asing" yang memperlihatkan betapa cepat hubungan bisa berubah. Dulu mereka saling mengenal luar dalam, tetapi sekarang bahkan "tak saling menyapa". Lalu saat tokoh berkata "Kadang kau hadir lagi tapi di mimpi, sedikit mengobati hati", terlihat bahwa satu-satunya tempat mereka masih bisa bersama hanyalah di dalam mimpi. Pada akhirnya, Asing bukan hanya lagu tentang putus cinta, tetapi juga tentang kehilangan seseorang yang dulu menjadi bagian besar dalam hidup, hingga muncul pertanyaan menyakitkan di akhir, "Lupakah kau sebenarnya?", seolah berharap bahwa semua kenangan itu bukan hanya tersisa di satu pihak saja.