Lirik Gurun Hujan

Di kota yang sama denganmu
Di tempat yang dekat rumahmu
Bagaimana mungkin kita tak pernah bertemu?

Kau sudah pindah jangan-jangan?
Atau aku yang kepagian?
Bagaimana mungkin kita tak dipertemukan?

Apakah sekarang kau masih suka lupa makan?
Atau sudah ada yang mengingatkan?

Apa akan ada waktunya?
Apa sudah habis masanya?
Apa masih ada kesempatan kita berjumpa?

Biar hilang rindu-rindunya
Biar dari jauh cukup kunikmati senyuman
Perang yang tak mungkin kumenangkan

Benar kau pindah jangan-jangan?
Atau malah ku kesiangan?
Bagaimana mungkin kita tak dipertemukan?

Apakah sekarang kau masih suka lupa makan?
Atau sudah ada yang mengingatkan?

Apa akan ada waktunya?
Apa sudah habis masanya?
Apa masih ada kesempatan kita berjumpa?

Biar hilang rindu-rindunya
Biar dari jauh cukup kunikmati senyuman
Perang yang tak mungkin kumenangkan

Kalau ada kesempatan
Bisa jadi ku lari ketakutan
Sepertinya tak akan
Bagaikan gurun hujan
Berharap sampai kapan?

Kapan ada waktunya?
Apa sudah habis masanya?
Apa masih ada kesempatan kita berjumpa?

Biar hilang rindu-rindunya
Biar dari jauh cukup kunikmati senyuman
Perang yang tak mungkin kumenangkan

Makna lagu 'Gurun Hujan'

Lagu Juicy Luicy satu ini bercerita tentang rasa rindu kepada seseorang dari masa lalu yang tiba-tiba muncul lagi. Lagu Gurun Hujan menggambarkan perasaan bingung saat seseorang penasaran apakah mantannya juga masih mengingat dan merasakan hal yang sama. Di dalamnya ada campuran harapan, rasa penasaran, dan keraguan yang datang terus bergantian.

Istilah “Gurun Hujan” dipakai sebagai gambaran tentang rindu yang jarang muncul, tapi sekali datang rasanya sangat besar. Ibarat hujan yang turun di tengah gurun yang kering, rasa itu terasa spesial sekaligus tidak biasa. Karena itu, kerinduan dalam lagu ini terasa hangat, tapi juga sedikit menyakitkan.

Lirik Lagu Juicy Luicy

Selengkapnya

Berita Artis Terbaru