Ada suatu ketika
When lonely men would wander
Ketika pria-pria kesepian berkeliaran
Thru this land
Melintasi tanah ini
Rolling aimlessly along
Bergulir tanpa tujuan
So many times
Begitu banyak kali
I've heard of their sad story
Aku telah mendengar kisah sedih mereka
Written in the words
Tertulis dalam kata-kata
Of dead men's songs.
Dari lagu-lagu orang-orang yang telah tiada.
Down through the years
Sepanjang tahun-tahun berlalu
Many men have yearned
Banyak pria yang mendambakan
For freedom
Kebebasan
Some found it
Beberapa menemukannya
Only on the open road
Hanya di jalan yang terbuka
So many tears of blood
Begitu banyak air mata darah
Have fell around us
Telah jatuh di sekitar kita
'cause you can't always do what you are told.
Karena kamu tidak selalu bisa melakukan apa yang diperintahkan.
Please tell me where
Tolong katakan padaku di mana
Have all the hobos gone to
Semua pengembara pergi
I see no fire burning down
Aku tidak melihat api menyala
By the rusty railroad track
Di sepanjang rel kereta yang berkarat
Could it be that time
Apakah mungkin waktu
Has gone and left them
Telah pergi dan meninggalkan mereka
Tied up in life's eternal traveling sack.
Terikat dalam tas perjalanan abadi kehidupan.
Last Sunday night
Malam Minggu lalu
I wrote a letter
Aku menulis surat
To my loved one
Untuk orang yang aku cintai
I signed my name
Aku menandatangani namaku
And knew I'd stayed away
Dan tahu bahwa aku telah pergi terlalu lama
Too long
Terlalu lama
There was a time
Ada suatu ketika
When my heart was free to wander
Ketika hatiku bebas untuk berkeliaran
And I remember as I sing
Dan aku ingat saat aku menyanyikan
This hobo song.
Lagu pengembara ini.