Ia bernapas.
What stands before us is not a machine,
Apa yang ada di depan kita bukanlah sebuah mesin,
it breathes, it will bleed, and it will sleep.
Ia bernapas, ia akan berdarah, dan ia akan tidur.
Its body is covered in hundreds of wires.
Tubuhnya tertutup ratusan kabel.
The mouth attempts to speak but,
Mulutnya berusaha untuk berbicara, tetapi,
Only murmurs collapse from its jaws.
Hanya desahan yang keluar dari rahangnya.
With only delayed movements from its figure we all begin to strain.
Dengan gerakan yang tertunda dari sosoknya, kita semua mulai tertekan.
My legs weaken at the sight of this damaged program,
Kakiku melemah melihat program yang rusak ini,
For this program kept you breathing, it kept you alive.
Karena program ini membuatmu bernapas, membuatmu hidup.
These circuits diffused once more.
Sirkuit ini menyebar sekali lagi.
We kneel and we plead for no mourning ahead of us,
Kami berlutut dan memohon agar tidak ada berkabung di depan kami,
Entombment of a machine.
Penguburan sebuah mesin.
So Sleep, sleep among us and hesitate no more.
Jadi Tidurlah, tidurlah di antara kami dan jangan ragu lagi.
I saw it die.
Aku melihatnya mati.