Kain membunuh saudaranya dan darah mulai mengalir.
Gathering momentum into a torrid flood of woe.
Mengumpulkan momentum menjadi banjir duka yang membara.
War made its entrance into the virgin realm of man.
Perang memasuki ranah manusia yang masih perawan.
Steel forged in hatred brought the drama of the damned.
Besi yang ditempa dalam kebencian membawa drama orang terkutuk.
[Chorus]
The reaper's standing just inside the backstage door.
Si pencabut nyawa berdiri tepat di balik pintu belakang panggung.
Waiting for the players in the theater of war.
Menunggu para pemain di teater perang.
Man's quest for power for fortune and for fame,
Pencarian manusia akan kekuasaan, harta, dan ketenaran,
Brought the blood of battle and the cannon's glory blaze.
Membawa darah pertempuran dan kemegahan meriam yang menyala.
Leaders make their speeches, propaganda's mind control.
Para pemimpin membuat pidato, pengendalian pikiran propaganda.
Bezerkers in a frenzy as the madness takes its toll.
Para pembunuh dalam kegilaan saat kekacauan mulai menguras mereka.
Massive destruction.
Kehancuran besar-besaran.
Missiles, guns and war machines,
Rudal, senjata, dan mesin perang,
See the butchered bodies as we play another scene.
Lihatlah tubuh yang terpotong saat kita memainkan adegan lainnya.
Armageddon's coming we're at relevation's door.
Armageddon akan datang, kita sudah di ambang wahyu.
Final performance for the theater of war.
Pertunjukan terakhir untuk teater perang.