Perlu berperangai sepantasnya
Dari mata lain yang melihatnya
Bahagia dan sentosa hidupnya
Sejujurnya ia gelisah
Di dunia yang terus berubah
Menggunung banyak luka yang tak tuntas
Memori dari berburu sempurna
Biar kupikul setengah langit
Di pundakku
Biarlah aku menyentuh langit
Dengan mauku, huu
Walau tak senang semua, kulihat ku di sana
Bahagiaku di sana
Walau tak senang semua, kulihat ku di sana
Bahagiaku di sana, bahagiaku di sana
Akan kucari sampai dapat (Sampai dapat)
Dan akan kudekap rapat-rapat (Rapat-rapat)
Mereka yang dekatkanku kepada
Damai yang telah lama aku damba
Biar kupikul setengah langit
Di pundakku (Di pundakku)
Biarlah aku menyentuh langit
Dengan mauku
Walau tak senang semua, kulihat ku di sana
Bahagiaku di sana
Walau tak senang semua, kulihat ku di sana
Bahagiaku di sana, bahagiaku di sana
Walau tak senang semua, kulihat ku di sana
Bahagiaku di sana
Walau tak senang semua, kulihat ku di sana
Bahagiaku di sana, bahagiaku di sana
Makna di balik lagu 'Setengah Langit'
Setengah Langit merupakan lagu Idgitaf dalam album Berusaha di Bawah Hujan. Lagu kolaborasi dengan Dere ini, memiliki makna tentang harapan, keberanian, dan semangat untuk tetap percaya pada diri sendiri saat sedang menghadapi masa sulit.
Selain itu, lagu ini juga menggambarkan rasa sepi dan keraguan yang sering dirasakan seseorang ketika menjalani hidup. Namun, melalui kalimat “selalu ada pelangi setelah badai mereda,” lagu ini ingin menyampaikan bahwa kesulitan tidak akan berlangsung selamanya.
Lagu Setengah Lagit juga memberi pesan motivasi agar seseorang tidak takut bermimpi dan terus berusaha meraih tujuannya. Kalimat “bentangkan sayapmu, terbanglah tinggi” melambangkan keberanian untuk berkembang dan mencapai impian.