Bersatu seperti kaki dalam sepatu
Only this time I think I stuck my foot in my mouth.
Tapi kali ini rasanya aku sudah ngomong sembarangan.
Thinking out loud and acting in vain.
Berpikir asal dan bertindak sia-sia.
Knocking over anyone that stands in my way.
Menabrak siapa saja yang menghalangi jalanku.
Sometimes I need to apologize.
Kadang aku perlu minta maaf.
Sometimes I need to admit that I ain't right.
Kadang aku perlu mengakui bahwa aku salah.
Sometimes I should just keep my mouth shut, or only say hello.
Kadang aku harus diam saja, atau cuma bilang halo.
Sometimes I still feel I'm walking alone.
Kadang aku masih merasa berjalan sendirian.
Walk on eggshells on my old stomping ground,
Berjalan hati-hati di tempat yang dulu sering aku kunjungi,
yet there's really no one left, that's hanging around.
tapi nyatanya tidak ada lagi yang tersisa di sini.
Isn't that another familiar face?
Bukankah itu wajah yang sudah tidak asing lagi?
Too drunk to figure out they're fading away.
Terlalu mabuk untuk menyadari bahwa mereka mulai menghilang.