Daun terakhir jatuh ke tanah telanjang tempat hijau dilahirkan,
Above my doorknob two eagles hang against a cloud,
Di atas gagang pintu saya, dua elang tergantung di balik awan,
Sun comes up blood red wind yells among the stone,
Matahari terbit merah darah, angin berteriak di antara batu,
All graceful instruments are known.
Semua alat yang anggun telah dikenal.
When the windows all are broken and your love's become a toothless crone,
Ketika semua jendela hancur dan cintamu jadi nenek gigi ompong,
When the voices of the storm sound like a crowd,
Ketika suara badai terdengar seperti kerumunan,
Winter morning breaks, you're all alone.
Pagi musim dingin datang, kau sendirian.
The eyes are blind, blue visions, all a seer can own,
Mata ini buta, visi biru, semua yang bisa dimiliki seorang peramal,
And touching makes the flesh to cry out loud
Dan sentuhan membuat daging berteriak keras
This ground on which the seed of love is sown,
Tanah ini tempat benih cinta ditanam,
All graceful instruments are known.
Semua alat yang anggun telah dikenal.