Angin Arab,
The needle's eye is thin,
Lubang jarum sangat kecil,
The ships of state sail on mirage,
Kapal-kapal negara berlayar di atas fatamorgana,
And drown in sand,
Dan tenggelam dalam pasir,
Out in no-man's land where Allah does command.
Di tanah tak bertuan di mana Allah memerintah.
What good is spilling blood? It will not grow a thing;
Apa gunanya menumpahkan darah? Itu tidak akan menghasilkan apa-apa;
Taste eternity the swords sing:
Rasakan keabadian, pedang bernyanyi:
Blues of Allah In 'sh'Allah.
Blues untuk Allah, Insya Allah.
They lie where they fall,
Mereka tergeletak di tempat mereka jatuh,
There's nothing more to say,
Tidak ada yang perlu dikatakan lagi,
The desert stars are bright tonight lets meet as friends,
Bintang-bintang gurun bersinar terang malam ini, mari bertemu sebagai teman,
The Flower of Islam,
Bunga Islam,
The Fruit of Abraham.
Buah Abraham.
The thousand stories have come round to one again,
Seribu cerita kembali menjadi satu,
Arabian night,
Malam Arab,
Our Gods pursue their fight,
Tuhan kita melanjutkan pertempuran mereka,
What fatal flowers of darkness spring from seeds of light.
Bunga-bunga gelap yang mematikan tumbuh dari biji cahaya.
Bird of paradise fly in white sky,
Burung surga terbang di langit putih,
Blues for Allah In 'sh'Allah,
Blues untuk Allah, Insya Allah,
Let's see with our heart,
Mari kita lihat dengan hati kita,
These things our eyes have seen,
Hal-hal ini yang telah dilihat mata kita,
And know the truth must still lie somewhere in between.
Dan ketahui bahwa kebenaran pasti masih terletak di suatu tempat di antara.
Under eternity, under eternity, under eternity blue,
Di bawah keabadian, di bawah keabadian, di bawah keabadian biru,
Bird of paradise fly in white sky,
Burung surga terbang di langit putih,
Blues for Allah In 'sh'Allah.
Blues untuk Allah, Insya Allah.