Seorang pria dan seorang wanita bertemu
as strangers.
sebagai orang asing.
When they part they're usually
Ketika mereka berpisah, biasanya
strangers still.
masih tetap sebagai orang asing.
It's like a practical joke
Ini seperti lelucon praktis
played on us by our Maker.
yang dimainkan oleh Sang Pencipta.
Empty bottles,
Botol kosong,
that can't be filled.
yang tidak bisa diisi.
You fancy me to be the master
Kau menganggapku sebagai penguasa
of your feelings.
perasaanmu.
You barely bruise me
Kau hampir tidak melukaku
with your looks to kill.
dengan tatapan mematikanmu.
Though I admit we were sometimes brutal
Meski aku akui kita kadang kejam
in our dealings,
dalam urusan kita,
I never held you against your will.
aku tak pernah memaksamu.
Chorus:
Baby, who's to say it coulda been different
Sayang, siapa yang bisa bilang seharusnya berbeda
Now that it's done.
Sekarang semuanya sudah selesai.
Baby, who's to say...
Sayang, siapa yang bisa bilang...
Baby, who's to say that it shoulda been
Sayang, siapa yang bisa bilang seharusnya
Anyway.
Bagaimanapun juga.
Baby, who's to say...
Sayang, siapa yang bisa bilang...
Baby, who's to say
Sayang, siapa yang bisa bilang
That it even matters in the long run.
Bahwa ini bahkan penting dalam jangka panjang.
Who's to say.
Siapa yang bisa bilang.
Give it just a minute.
Beri saja satu menit.
And it'll blow away.
Dan semuanya akan berlalu.
It's blow away.
Semua ini akan terbang jauh.
Your case against me is so
Kasusmu melawanku sangat
Very clearly stated
jelas sekali dinyatakan
I please no contest,
Aku tidak menantang,
I turn and shrug.
aku hanya berbalik dan mengangkat bahu.
I've come to figure all importance
Aku mulai menyadari semua hal yang penting
overestimated.
terlalu dibesar-besarkan.
You must mean water when you beg for blood.
Kau pasti maksudnya air saat kau meminta darah.