[Dunia yang tampak sempurna, tapi penuh luka]
A self destructing work of art
[Sebuah karya seni yang menghancurkan diri sendiri]
She hit the bottom before her life could truly start
[Dia jatuh ke dasar sebelum hidupnya benar-benar dimulai]
10 years young she lost her mother
[Di usia 10 tahun, dia kehilangan ibunya]
Everyday feeling out of place like a storm without thunder (a deep breath without air)
[Setiap hari merasa tidak pada tempatnya, seperti badai tanpa petir (napas dalam tanpa udara)]
Left with a heart that was punctured
[Tertinggal dengan hati yang terluka]
Every day trying to escape
[Setiap hari berusaha untuk melarikan diri]
Now she sits there and wonders why life's so unfair
[Sekarang dia duduk di sana dan bertanya-tanya kenapa hidup begitu tidak adil]
Searching
[Mencari]
Still searching for so much more
[Masih mencari lebih banyak lagi]
Is there life beyond that door? (knock knock)
[Apakah ada kehidupan di balik pintu itu? (ketuk ketuk)]
A self destructing work of art
[Sebuah karya seni yang menghancurkan diri sendiri]
A picture perfect world of hurt
[Dunia yang tampak sempurna, tapi penuh luka]
7 years of pretending she's fine
[7 tahun berpura-pura baik-baik saja]
Acting out a fantasy but it's hell in her mind (tears in her eyes)
[Bersepakat dengan fantasi, tapi itu adalah neraka di benaknya (air mata di matanya)]
She's at the end of the line and she decided to tie a noose at the end this time
[Dia sudah di ujung jalan dan memutuskan untuk mengikat simpul kali ini]
Searching
[Mencari]
Still searching for so much more
[Masih mencari lebih banyak lagi]
Is there life beyond that door? (knock knock)
[Apakah ada kehidupan di balik pintu itu? (ketuk ketuk)]
A self destructing work of art
[Sebuah karya seni yang menghancurkan diri sendiri]
A picture perfect world of hurt
[Dunia yang tampak sempurna, tapi penuh luka]
Lower than ever before but you're worth so much more
[Lebih rendah dari sebelumnya, tapi kamu berharga jauh lebih dari itu]
Stuck inside this world of hurt
[Terkurung dalam dunia penuh luka ini]
So don't tell me tell me you're okay
[Jadi jangan bilang padaku bahwa kamu baik-baik saja]
The truth hurts but hit me with it anyway
[Kebenaran itu menyakitkan, tapi sampaikan saja padaku]
You're my flesh and blood a part of me
[Kamu daging dan darahku, bagian dariku]
And when you bleed I bleed
[Dan saat kamu berdarah, aku juga berdarah]
A self destructing work of art
[Sebuah karya seni yang menghancurkan diri sendiri]
She hit the bottom before her life could truly start
[Dia jatuh ke dasar sebelum hidupnya benar-benar dimulai]
Searching
[Mencari]
Still searching for so much more
[Masih mencari lebih banyak lagi]
Is there life beyond that door? (knock knock)
[Apakah ada kehidupan di balik pintu itu? (ketuk ketuk)]
A self destructing work of art
[Sebuah karya seni yang menghancurkan diri sendiri]
A picture perfect world of hurt
[Dunia yang tampak sempurna, tapi penuh luka]