Aku tidak pernah mundur dari pukulan.
I'd take it square on the chin.
Aku terima saja langsung di wajah.
Well I found out fast a bully's just that,
Aku cepat tahu, penindas ya cuma gitu-gitu aja,
You've got to stand up to him.
Kamu harus berani menghadapi dia.
'Cause I didn't cry when I got a black eye,
Soalnya aku tidak menangis saat mataku lebam,
As bad as it hurt, I just grinned.
Seberapa sakitnya, aku cuma bisa senyum.
But when tough little boys grow up to be Dads
Tapi ketika anak kecil yang kuat jadi Ayah,
They turn into be babies again.
Mereka kembali jadi bayi lagi.
Scared me to death, when took your first steps,
Bikin aku ketakutan setengah mati, saat kamu melangkah pertama kali,
Well I'd fall everytime you fell down.
Aku pasti jatuh setiap kali kamu jatuh.
Your first day of school, I cried like a fool, and
Hari pertamamu sekolah, aku nangis kayak orang bodoh,
I followed your school bus to town.
Aku ngikutin bus sekolahmu sampai ke kota.
Well I didn't cry when Old Yeller died,
Aku tidak nangis saat Old Yeller mati,
at least not in front of my friends.
Setidaknya tidak di depan teman-temanku.
But when tough little boys grow up to be Dads,
Tapi ketika anak kecil yang kuat jadi Ayah,
They turn into be babies again.
Mereka kembali jadi bayi lagi.
Well I'm a grown man, but as strong as I am,
Aku sudah jadi pria dewasa, tapi sekuat apapun aku,
Well sometimes it's hard to believe,
Kadang sulit dipercaya,
How one little girl, with little blonde curls, can totally terrify me.
Bagaimana satu gadis kecil, dengan rambut keriting pirang, bisa bikin aku ketakutan.
well if you were to ask my wife would just laugh,
Kalau kamu tanya istriku, dia cuma akan tertawa,
She'd say, "I know all about men,
Dia akan bilang, "Aku tahu semua tentang pria,
And how tough little boys grow up to be Dads
Dan bagaimana anak kecil yang kuat jadi Ayah
they turn into be babies again."
Mereka kembali jadi bayi lagi."
Well I know one day I'll give you away,
Aku tahu suatu hari nanti aku akan menyerahkanmu,
and I'm goin to stand there and smile.
Dan aku akan berdiri di sana sambil tersenyum.
When I get home and I'm all alone,
Saat aku pulang dan sendirian,
I'll sit in your room for awhile.
Aku akan duduk di kamarmu sejenak.
Well I didn't cry when Old Yeller died,
Aku tidak nangis saat Old Yeller mati,
at least not in front of my friends.
Setidaknya tidak di depan teman-temanku.
But when tough little boys grow up to be Dads
Tapi ketika anak kecil yang kuat jadi Ayah,
They turn into be babies again.
Mereka kembali jadi bayi lagi.
When tough little boys grow up to be Dads,
Ketika anak kecil yang kuat jadi Ayah,
They turn into be babies again.
Mereka kembali jadi bayi lagi.