Lirik Bandung Hari Ini - for Revenge

X

Tips Pencarian Lirik Favorit Anda

Anda Mengetahui Judul dan Nama Penyanyi

  • Ketikkan nama penyanyi dan judul lagu, berikan tanda kutip di judul lagu, misal: Yovie "Menjaga Hati";
  • bila tidak berhasil, coba untuk mengilangkan tanda kutip, misal: Yovie Menjaga Hati; atau
  • dapat juga dengan mengeklik menu A B C D.., lalu cari berdasarkan nama artis. Yovie dimulai dengan Y, klik Y. Lihat daftar lagu, dan dapatkan yang Anda cari.

Anda Tidak mengetahui Judul Lagu, Tetapi Mengetahui Nama Penyanyi

  • Ketik nama penyanyi, misal: YOVIE, akan muncul banyak halaman, telusuri dan pilih dari halaman-halaman tersebut; atau
  • klik menu A B C D E ... berdasarkan nama artis Y, cari Yovie, dan cari lirik yang Anda cari.

Anda Tidak Mengetahui Judul Lagu, Tetapi mengetahui Syair

  • Ketikkan penggalan syair yang Anda ketahui, misal:
    Tanpamu tiada berarti
    Tak mampu lagi berdiri
    Cahaya kasihmu menuntunku
    Kembali dalam dekapan tanganmu
  • Masukkan kata-kata penting. Misal: tiada berarti berdiri cahaya dekapan.
  • Hindari kata-kata yang berkemungkinan memiliki ada dua versi atau lebih. Misal: tanpamu dapat ditulis tanpa mu.

TETAP TIDAK DAPAT MENEMUKAN LIRIK YANG ANDA CARI

  • Pilih menu A B C D E ... berdasarkan nama artis atau judul lagu.
  • Bila masih tidak dapat menemukan lirik yang Anda cari, mungkin kami bisa membantu Anda. Silakan menghubungi kami.
Lirik Bandung Hari Ini - for Revenge
youtube.com/forRevenge
Bandung yang seteduh saat masa kecilku dulu
Bandung yang setenang saat lelahku membiru
Di kepala tiga
Tak jadi apa-apa
Kembali ke rumah
Semoga kau masih bisa menyembuhkan luka

Dekapilah hari ini
Yang terlalu letih mengulangi sepi
Dekapilah sekali lagi
Ku terlalu letih menyudahi hari yang perih

Kembali mencari asa
Saatku dikalahkan dunia
Dari Soekarno-Hatta
Sampai ujung Djuanda
Menapaki derita
Semoga kau masih bisa menyembuhkan luka

Dekapilah hari ini
Yang terlalu letih mengulangi sepi
Dekapilah sekali lagi
Ku terlalu letih menyudahi hari yang perih

Ku terlalu letih di kota ini
(dan berserakan, ku berserakan)
Ku terlalu pedih di kota ini
(Dan berserakan, ku berserakan)

Dekapilah hari ini
Yang terlalu letih mengulangi sepi
Dekapilah sekali lagi
Ku terlalu letih menyudahi hari yang perih
Dekapilah hari ini
Yang terlalu letih mengulangi sepi
Dekapilah sekali lagi
Ku terlalu letih menyudahi hari yang perih

Bandung, tempatku merawat sunyi

Makna Lagu 'Bandung Hari Ini'

Lagu ini menggambarkan kelelahan emosional seseorang yang kembali ke Bandung sebagai ruang pulang setelah merasa kalah oleh hidup. Kota Bandung diposisikan bukan sekadar tempat geografis, melainkan rumah batin yang menyimpan ingatan masa kecil, keteduhan, dan harapan untuk sembuh. Ungkapan tentang usia kepala tiga dan perasaan “tak jadi apa-apa” menegaskan fase hidup yang penuh refleksi, ketika ekspektasi tak sepenuhnya tercapai dan pulang menjadi kebutuhan untuk merawat diri.

Di sisi lain, lagu ini juga menjadi pelukan untuk diri sendiri yang lelah menghadapi kesepian berulang dan hari-hari yang perih. Perjalanan dari Soekarno-Hatta hingga Djuanda melambangkan jarak fisik sekaligus beban mental yang dibawa pulang. Bandung hadir sebagai tempat merawat sunyi, ruang aman untuk mengakui luka tanpa harus segera sembuh, dan simbol harapan bahwa kelelahan boleh dirasakan tanpa harus disangkal.