Di cermin adalah tempat aku menemukanmu,
longing to be free.
yang merindukan kebebasan.
If only you could find truth,
Seandainya kau bisa menemukan kebenaran,
who you want to be.
siapa dirimu yang sebenarnya.
When I look into your eyes,
Saat aku melihat ke dalam matamu,
is it me you really see?
apakah aku yang kau lihat sebenarnya?
Or is it cloudy through your lies,
Atau apakah semuanya kabur karena kebohonganmu,
can I still be free?
bisakah aku tetap bebas?
Chorus: Open your eyes,
Rebahkan matamu,
I see right through them.
aku bisa melihat dengan jelas.
Half-truths and lies,
Setengah kebenaran dan kebohongan,
Is all it's ever been.
itulah yang selalu ada.
You justify,
Kau membenarkan,
But I'm tired of the truth.
tapi aku lelah dengan kebenaran.
That you don't think I know.
Yang kau anggap aku tidak tahu.
Sharp words find their way smooth,
Kata-kata tajam mengalir dengan mudah,
slippery off your tongue.
licin di lidahmu.
They pour like oil from you,
Mereka mengalir seperti minyak darimu,
but they burn in your lungs.
tapi mereka membakar di dalam paru-parumu.
They never see it coming,
Mereka tak pernah melihat ini datang,
your sword beneath your cloak.
pedangmu tersembunyi di balik jubahmu.
That darkness that you're bringing,
Kegelapan yang kau bawa,
to the hearts that you've broke.
ke hati-hati yang telah kau hancurkan.