Lagu Satu-satunya dari Fajar Noor menceritakan tentang kenangan masa lalu yang sulit dilupakan. Liriknya menggambarkan seseorang yang merasa gugup dan salah tingkah saat melihat orang yang menarik perhatiannya. Namun, di tengah momen itu, ingatan tentang mantan justru kembali muncul dan membuat perasaannya menjadi campur aduk.
Secara keseluruhan, lagu ini menjadi bagian dari album debut Sementara, Selamanya yang mengangkat tema perjalanan hidup, kehilangan, dan kenangan yang terus membekas. Melalui lagu ini, Fajar Noor menunjukkan bahwa masa lalu terkadang masih memiliki tempat di hati meski seseorang mulai tertarik pada sosok yang baru. Dengan nuansa yang hangat dan relatable, lagu ini menggambarkan bagaimana kenangan lama bisa tiba-tiba hadir saat kita sedang mencoba membuka lembaran baru.