Kamu tidak pernah terlihat sebaik ini
as you did last night,
seperti saat kamu terlihat semalam,
underneath the city lights,
di bawah cahaya kota,
there walking with your friend,
sambil berjalan dengan temanmu,
laughing at the moon.
tertawa melihat bulan.
I swear you looked right through me.
Aku bersumpah, kamu menatapku tanpa melihatku.
But I’m still living with your goodbye,
Tapi aku masih hidup dengan perpisahanmu,
and you’re just going on with your life.
dan kamu terus melanjutkan hidupmu.
How can you just walk on by
Bagaimana kamu bisa berlalu begitu saja
without one tear in your eye?
tanpa satu pun air mata di matamu?
Don’t you have the slightest feelings left for me?
Apa kamu tidak memiliki sedikit pun perasaan tersisa untukku?
Maybe that’s just your way
Mungkin itu caramu
of dealing with the pain,
menghadapi rasa sakit,
forgetting everything
melupakan segalanya
between our rise and fall
antara kebangkitan dan kejatuhan kita
like we never loved at all.
seolah kita tidak pernah mencintai sama sekali.
You, I hear you’re doing fine.
Kamu, aku dengar kamu baik-baik saja.
Seems like you’re doing well
Sepertinya kamu baik-baik saja
as far as I can tell.
sejauh yang aku tahu.
Time is leaving us behind,
Waktu meninggalkan kita,
(time – leaving us behind)
(waktu – meninggalkan kita)
another week has passed
seminggu telah berlalu
and still I haven’t laughed yet.
dan aku masih belum tertawa.
So tell me, what your secret is
Jadi katakan padaku, apa rahasiamu
(I wanna know, I wanna know, I wanna know)
(Aku ingin tahu, aku ingin tahu, aku ingin tahu)
to letting go, letting go like you did,
untuk melepaskan, melepaskan seperti yang kamu lakukan,
like you did.
seperti yang kamu lakukan.
How can you just walk on by
Bagaimana kamu bisa berlalu begitu saja
without one tear in your eye?
tanpa satu pun air mata di matamu?
Don’t you have the slightest feelings left for me?
Apa kamu tidak memiliki sedikit pun perasaan tersisa untukku?
Maybe that’s just your way
Mungkin itu caramu
of dealing with the pain,
menghadapi rasa sakit,
forgetting everything
melupakan segalanya
between our rise and fall
antara kebangkitan dan kejatuhan kita
like we never loved at all.
seolah kita tidak pernah mencintai sama sekali.
Did you forget the magic?
Apakah kamu lupa akan keajaiban?
Did you forget the passion?
Apakah kamu lupa akan gairah?
Oh, and did you ever miss me,
Oh, dan apakah kamu pernah merindukanku,
and long to kiss me?
dan ingin menciumku?
Oh baby, baby.
Oh sayang, sayang.
Maybe that’s just your way
Mungkin itu caramu
of dealing with the pain,
menghadapi rasa sakit,
forgetting everything
melupakan segalanya
between our rise and fall
antara kebangkitan dan kejatuhan kita
like we never loved at all.
seolah kita tidak pernah mencintai sama sekali.