Dia tidak mengatakan 'ya'
She didn't say no
Dia tidak mengatakan 'tidak'
She didn't say stay
Dia tidak mengatakan 'tinggal'
She didn't say go
Dia tidak mengatakan 'pergi'
She only knew that he had spied her there
Dia hanya tahu bahwa dia telah mengamatinya di sana
And then she knew he sat beside her there
Dan kemudian dia tahu dia duduk di sampingnya di sana
At first there was heard not one little word
Awalnya tidak terdengar sepatah kata pun
Then coyly she took one sly little look
Lalu dengan malu-malu dia mencuri pandang
And something awoke and smiled inside
Dan sesuatu terbangun dan tersenyum di dalam hati
Her heart began beating wild inside
Jantungnya mulai berdebar hebat di dalam
So what did she do?
Jadi, apa yang dia lakukan?
I leave it to you
Aku serahkan padamu
She did just what you'd do too
Dia melakukan persis apa yang akan kau lakukan juga
She didn't say yes
Dia tidak mengatakan 'ya'
She didn't say no
Dia tidak mengatakan 'tidak'
They very soon stood beside his chateau
Mereka segera berdiri di samping kastilnya
They lingered like two poor waifs outside
Mereka berlama-lama seperti dua anak terlantar di luar
For well she knew 'twas only safe outside
Karena dia tahu hanya aman di luar
In there it was warm, out there it was cold
Di dalam hangat, di luar dingin
The sleet and the storm said, "Better be bold"
Hujan es dan badai berkata, "Lebih baik berani"
She murmured, "I'm not afraid of ice,
Dia berbisik, "Aku tidak takut pada es,
I only wish that I was made of ice"
Aku hanya berharap aku terbuat dari es"
So what did she do?
Jadi, apa yang dia lakukan?
I leave it to you
Aku serahkan padamu
She did just what you'd do too
Dia melakukan persis apa yang akan kau lakukan juga
She didn't say yes
Dia tidak mengatakan 'ya'
She didn't say no
Dia tidak mengatakan 'tidak'
She wanted to stay
Dia ingin tinggal
But knew she should go
Tapi dia tahu seharusnya pergi
She wasn't so sure that he'd be good
Dia tidak begitu yakin bahwa dia akan baik
She wasn't even sure that she'd be good
Dia bahkan tidak yakin bahwa dia akan baik
She wanted to rest
Dia ingin beristirahat
All cuddled and pressed
Dipeluk dan ditekan
A palpable part of somebody's heart
Menjadi bagian nyata dari hati seseorang
She'd love to be on rapport with him
Dia ingin menjalin hubungan baik dengannya
But not behind a bolted door with him
Tapi tidak di balik pintu yang terkunci bersamanya
And what did she do?
Dan apa yang dia lakukan?
I leave it to you
Aku serahkan padamu
She did just what you'd do too
Dia melakukan persis apa yang akan kau lakukan juga
She didn't say yes
Dia tidak mengatakan 'ya'
She didn't say no
Dia tidak mengatakan 'tidak'
For heaven was near
Karena surga dekat
She wanted it so
Dia menginginkannya demikian
Above her sweet love was beckoning
Di atasnya, cinta manisnya memanggil
And yet she knew there'd be a reckoning
Namun dia tahu akan ada pertanggungjawaban
She wanted to climb
Dia ingin mendaki
But dreaded to fall
Tapi takut jatuh
So bided her time
Jadi dia menunggu saat yang tepat
And clung to the wall
Dan berpegang pada dinding
She wanted to act ad libitum
Dia ingin bertindak sesuka hati
But feared to lose her equilibrium
Tapi takut kehilangan keseimbangannya
So what did she do?
Jadi, apa yang dia lakukan?
I leave it to you
Aku serahkan padamu
She did just what you'd do too
Dia melakukan persis apa yang akan kau lakukan juga