Pria baik itu bodoh, seorang lelaki dengan banyak kekurangan.
A clumsy Joe who wouldn't know a Rhumba from a Waltz.
Seorang Joe canggung yang tidak bisa membedakan Rhumba dari Waltz.
The gentleman is a dope and not my cup of tea
Pria baik itu bodoh dan bukan tipeku.
(Why do I get in a dither?
(Kenapa aku jadi bingung?
He doesn't belong to me!)
Dia bukan milikku!)
The gentleman isn't bright
Pria baik itu tidak pintar.
He doesn't know the score.
Dia tidak paham situasi.
A Cake will come, He'll take a crumb
Kue akan datang, dia hanya akan mengambil remah.
And never ask for more.
Dan tidak pernah minta lebih.
The gentleman's eyes are blue
Mata pria baik itu biru.
But little do they see
Tapi sedikit yang mereka lihat.
(Why am I beating my brains out?
(Kenapa aku pusing sendiri?
He doesn't belong to me!)
Dia bukan milikku!)
He's somebody else's problem,
Dia adalah masalah orang lain,
She's welcome to the guy!
Dia silakan ambil pria itu!
She'll never understand him half as well as I
Dia tidak akan pernah memahami setengah dari yang aku pahami.
The gentleman is a dope
Pria baik itu bodoh
He isn't very smart
Dia tidak terlalu pintar
He's just a lug you like to hug
Dia hanya seorang yang kau suka peluk
And hold against your heart,
Dan dekatkan ke hatimu,
The gentleman is a dope doesn't know
Pria baik itu bodoh, tidak tahu
How happy he could.
Betapa bahagianya dia bisa.
Look at me!
Lihat aku!
Crying my eyes out,
Menangis sejadi-jadinya,
As if he belonged to me.
Seolah dia milikku.
As if
Seolah
He'll never belong to me.
Dia tidak akan pernah menjadi milikku.