Di awal sekali
There were whispers in the dark
Ada bisikan di kegelapan
And for all the world to see
Dan untuk seluruh dunia melihat
There was witchcraft at its heart
Ada ilmu sihir di jantungnya
And on the autumn air
Dan di udara musim gugur
The scent of bonfires everywhere
Aroma api unggun di mana-mana
And a fell wind stirred the leaves...
Dan angin kencang menggerakkan daun-daun...
The persecution song
Lagu penganiayaan
Telltale signs of possession
Tanda-tanda kepemilikan yang jelas
Little Miss Demeanour in the demons bed
Nona Demeanour kecil di ranjang setan
Gasps she just could not suppress
Desahan yang tidak bisa dia tahan
After lights-out midst the dead
Setelah lampu mati di antara yang mati
And a past on which sin cast its darts of wickedness
Dan masa lalu di mana dosa melemparkan anak panah kejahatan
Time was running faster for disaster
Waktu berlari lebih cepat menuju bencana
Strange nights were burning
Malam-malam aneh terbakar
In the furnace of her dreams
Dalam tungku mimpinya
A name was uttered, Lilith
Sebuah nama disebut, Lilith
Mistress, playmate, master
Nyonya, teman bermain, tuan
Such sights were stolen in the throes of ecstasy
Pemandangan seperti itu dicuri dalam gelora ekstasi
And in the thick of all
Dan di tengah semua ini
In the Black Goddess's thrall
Dalam pengaruh Dewi Hitam
With the wood unseen for trees
Dengan kayu tak terlihat di antara pepohonan
Victoria stood tall
Victoria berdiri tegak
Promiscuous in step
Bergaya bebas dalam langkah
The Devil breathing down her neck
Iblis mengintimidasi dari belakang
As jealous zealots stitched apiece...
Saat para fanatik cemburu menjahit potongan-potongan...
The persecution song
Lagu penganiayaan
Telltale signs of possession
Tanda-tanda kepemilikan yang jelas
Fickle Miss Demeanour hissed and disappeared
Nona Demeanour yang tidak konsisten mendesis dan menghilang
To her Sisters of the cloth
Kepada Saudarinya yang mengenakan jubah
She now reeked of Astaroth
Dia kini berbau Astaroth
Again the curse had surfaced
Sekali lagi kutukan itu muncul
Sneaking back the pagan years
Menyelinap kembali ke tahun-tahun pagan
Weaving webs of great revealing
Menjalin jaring yang besar untuk mengungkap
Hidden in the convent
Tersembunyi di dalam biara
An evil libido abided, undone
Sebuah libido jahat berdiam, tak terikat
Breathing, deceiving
Bernapas, menipu
Feasting on her deviant feelings
Berkumpul pada perasaan menyimpangnya
She'd clung to her crucifix
Dia berpegang pada salibnya
Once her torturers begun
Saat penyiksanya mulai
Her screams came quick
Jeritannya datang cepat
The miserichord
Sebuah alat penyiksa
Den to vice and screw
Tempat untuk dosa dan sekrup
That had reddened many tongues
Yang telah menghitamkan banyak lidah
Wrung symphonies
Mengguncang simfoni
Of suffering from her
Siksaan darinya
Many moons hardened pure hearts
Banyak bulan mengeraskan hati yang suci
Those plagued by her black arts
Mereka yang terkutuk oleh seni hitamnya
Their rooms secreting phantom orgies
Kamar mereka menyimpan pesta hantu
Vile rites and rifled graves
Ritual keji dan kuburan yang dijarah
Mere hours, now towered
Hanya dalam hitungan jam, kini menjulang
Above this bent and beaten flower
Di atas bunga yang bengkok dan teraniaya ini
Her naked body privy to
Tubuh telanjangnya menjadi rahasia bagi
The Abbess and her ways
Sang Kepala Biara dan caranya
Victoria fought
Victoria melawan
No guilt was wrought
Tak ada rasa bersalah yang muncul
Just a torrid retort of blasphemies
Hanya balasan panas dari penistaan
Nails and crosses vomited forth
Paku dan salib terlempar keluar
From this pretty little whore now arched like Hell
Dari pelacur kecil yang cantik ini kini melengkung seperti Neraka
Arched like Hell
Melengkung seperti Neraka
At the very start
Di awal sekali
There were whispers in the dark
Ada bisikan di kegelapan
And for all the world to see
Dan untuk seluruh dunia melihat
There was witchcraft at its heart
Ada ilmu sihir di jantungnya
But then the end grew nigh
Tapi kemudian akhir semakin dekat
A dirge inferno filled the sky
Sebuah lagu duka mengisi langit
In its customary key...
Dalam nada yang biasa...
The persecution song
Lagu penganiayaan
Telltale signs of obsession
Tanda-tanda obsesi yang jelas
No wailing banshee would dishonour their name
Tak ada banshee yang meratap akan mengotori nama mereka
Nuns dragged her to the blasted oak
Biara menyeretnya ke pohon tua yang hangus
Storm-clouds threatened holy smoke
Awan badai mengancam asap suci
They hanged her there like Judas
Mereka menggantungnya di sana seperti Yudas
With the Hellcat in her reined
Dengan kucing neraka di kendalinya
Time was running faster for disaster
Waktu berlari lebih cepat menuju bencana
Exorcism, torture, gallows
Pengusiran setan, penyiksaan, tiang gantungan
Now a shallow grave
Kini sebuah kuburan dangkal
A name was stuttered, Isaac
Sebuah nama terucap, Isaac
Tongue-tied, simple, bastard
Terdiam, sederhana, bajingan
They made him dig the pit
Mereka memaksanya menggali lubang
Mindless of what it claimed
Tanpa peduli apa yang akan diambilnya