Aku sedang menunggu,
for the perfect time to call you back,
untuk waktu yang tepat meneleponmu kembali,
'cause I remember saying,
karena aku ingat pernah bilang,
don't wanna know the truth can't handle that,
aku tidak ingin tahu kebenarannya, aku tidak bisa menghadapinya,
and I tried to,
dan aku sudah berusaha,
just forget you,
hanya untuk melupakanmu,
but I don't know how,
tapi aku tidak tahu caranya,
if only I knew,
seandainya aku tahu,
CHORUS
It's written all over your face,
Semua itu terlihat di wajahmu,
it's such a painful thing to waste,
sungguh menyakitkan jika terbuang sia-sia,
tell me now,
katakan padaku sekarang,
where do we go?
kemana kita pergi?
now the future's not so clear,
sekarang masa depan tidak begitu jelas,
can't believe we've ended here,
tidak percaya kita berakhir di sini,
where's the world that doesn't care?
dimana dunia yang tidak peduli?
maybe I could meet you there.
mungkin aku bisa temui kamu di sana.
I'm sorry,
Aku minta maaf,
if I slagged you down I meant no harm,
jika aku menjatuhkanmu, itu bukan maksudku,
but when I heard the stories,
tapi saat aku mendengar cerita-cerita itu,
I said things I didn't mean, I should have stayed calm,
aku mengucapkan hal-hal yang tidak aku maksud, seharusnya aku tetap tenang,
but sadly, you got angry, and it breaks my heart,
tapi sayangnya, kamu marah, dan itu menghancurkan hatiku,
you're so mad at me
kamu sangat marah padaku.
CHORUS x2
CHORUS x2