Aku tersesat di lautan tanpa bentuk
Whose depths concealed more than they showed
Yang kedalamannya menyimpan lebih dari yang terlihat
Beliefs obscured by mists around them
Keyakinan yang tertutup kabut di sekelilingnya
A legacy they'd been bestowed
Sebuah warisan yang telah diberikan kepada mereka
Columns of ice paint awkward pictures
Kolom-kolom es melukis gambar yang canggung
Distorted forms that once seemed real
Bentuk-bentuk yang terdistorsi yang dulu tampak nyata
Engulfed inside transparent textures
Terbenam dalam tekstur transparan
Billowing curtains as hard as steel
Tirai yang mengembang sekeras baja
For all the noise filling the landscape
Di tengah semua kebisingan yang memenuhi pemandangan
Whispers & cries with no reply
Bisikan dan tangisan tanpa balasan
It's quiet here within these boundaries
Di sini sepi dalam batas-batas ini
And thoughts collect like pools of light
Dan pikiran berkumpul seperti genangan cahaya
My eyes divide the sky
Mataku membagi langit
As sirens sound in heaven
Saat sirene berbunyi di surga
My will brings down the moon
Niatku menurunkan bulan
And shatters it to pieces
Dan menghancurkannya menjadi serpihan
The silence grew inconsequential
Keheningan menjadi tidak berarti
The day became a paradigm
Hari itu menjadi sebuah paradigma
A thousand years, a hundred decades
Seribu tahun, seratus dekade
An arbitrary slice of time
Sepotong waktu yang sembarangan
I found myself with no companion
Aku menemukan diriku tanpa teman
Except the salty earth and sky
Kecuali bumi dan langit yang asin
And suddenly there came my focus
Dan tiba-tiba fokusku datang
The world around me clarified
Dunia di sekelilingku menjadi jelas
My eyes divide the sky
Mataku membagi langit
As sirens sound in heaven
Saat sirene berbunyi di surga
My will brings down the moon
Niatku menurunkan bulan
And shatters it to pieces
Dan menghancurkannya menjadi serpihan
And so I walked in isolation
Dan aku berjalan dalam isolasi
Hoping solace would cross my path
Berharap ketenangan akan melintasi jalanku
Ignored the road that lay behind me
Mengabaikan jalan yang terletak di belakangku
And stepped away from the aftermath
Dan menjauh dari akibatnya
I lost myself in shapeless oceans
Aku tersesat di lautan tanpa bentuk
Whose waters turned from dark to clear
Yang airnya berubah dari gelap menjadi jernih
I floated there, a tiny island
Aku mengapung di sana, sebuah pulau kecil
With no more doubt, with no more fear
Tanpa lagi keraguan, tanpa lagi ketakutan
My eyes divide the sky
Mataku membagi langit
As sirens sound in heaven
Saat sirene berbunyi di surga
My will brings down the moon
Niatku menurunkan bulan
And shatters it to pieces
Dan menghancurkannya menjadi serpihan