Hanya untukku
Cinta dan kesetiaanmu
Hanya padaku
Tapi mengapa kini
Kau berpaling dariku
Kau membagi cintamu
Dengan lelaki lain
Kau bilang kasih sayangmu
Hanya untukku
Kejam sungguh kejam
Tega sungguh tega
Kau tinggalkan aku karena dia
Kini kau kembali
Mengharap cintaku
Maaf ku tak bisa menerimamu
Cukuplah sudah
Kau buat kecewa
Cukup menderita
Terluka karena kepalsuanmu
Kau bilang kasih sayangmu
Hanya untukku
Kejam sungguh kejam
Tega sungguh tega
Kau tinggalkan aku karena dia
Kini kau kembali
Mengharap cintaku
Maaf ku tak bisa menerimamu
Cukuplah sudah
Kau buat kecewa
Cukup menderita
Terluka karena kepalsuanmu ho-ho-ho
Kepalsuanmu
Makna Lagu Kepalsuanmu
Lagu "Kepalsuanmu" dari Afan menceritakan tentang rasa kecewa yang sangat dalam akibat dikhianati oleh seseorang yang pernah dicintai. Di awal lagu, tokoh dalam cerita percaya bahwa kasih sayang, cinta, dan kesetiaan pasangannya hanya ditujukan untuk dirinya. Namun, kenyataannya berbeda. Orang yang dicintainya justru berpaling dan membagi cintanya dengan orang lain. Perasaan sakit hati, kecewa, dan tidak percaya menjadi emosi utama yang terasa kuat dalam lirik lagu ini.
Seiring berjalannya cerita, rasa kecewa tersebut berubah menjadi ketegasan. Setelah ditinggalkan demi orang lain, mantan kekasihnya datang kembali dan berharap bisa mendapatkan cinta yang sama seperti dulu. Namun, tokoh dalam lagu memilih untuk menolak karena luka yang pernah diberikan masih membekas. Baginya, kesempatan kedua tidak selalu menjadi pilihan ketika kepercayaan sudah hancur dan pengorbanan yang diberikan hanya dibalas dengan kepalsuan.
Secara keseluruhan, lagu ini menggambarkan bahwa cinta tanpa kejujuran hanya akan meninggalkan rasa sakit. Pesan yang ingin disampaikan cukup relate dengan banyak orang, yaitu bahwa tidak semua orang pantas diberi kesempatan berulang kali setelah melakukan pengkhianatan. Terkadang, memilih untuk pergi dan tidak kembali adalah bentuk menghargai diri sendiri setelah terlalu lama bertahan dalam hubungan yang penuh kebohongan.