Tipe tipe kamu, datang hanya tuk mainkan hati ini
Yang suka mainkan perasaan dan juga perkataan
Jangan pasang hati oey
Kalau notif mu ga pernah kosong oey
Janji janjimu sekedar lewat oey
Jangan main main nanti karma oey
Hati hati coy
You mean nothing to me
Memang lebih baik jika ku sendiri
Susah payah tuk menggapai hati ini
Sakit lagi oh no
Tak bisa kau jaga hati yang cuma satu
Disaat tak bersama kau jalan dengan dia
Tak cuma dua mungkin lima yang kau punya
Ku tau mereka merasakan yang sama
Jangan pasang hati oey
Kalau notif mu ga pernah kosong oey
Janji janjimu sekedar lewat oey
Jangan main main nanti karma oey
Hati hati coy
You mean nothing to me
You mean nothing to me
Jangan pasang hati oey
Kalau notif mu ga pernah kosong oey
Janji janjimu sekedar lewat oey
Jangan main main nanti karma oey
Hati hati coy
Pesan Tegas untuk Lepas dari Cinta yang Cuma Numpang Singgah
Lirik lagu ini menggambarkan kekecewaan seseorang yang menyadari bahwa sosok yang ia sayangi ternyata hanya 'singgah sebentar' dan tidak pernah benar-benar serius. Sosok ini digambarkan sebagai tipe yang hobi memainkan perasaan, penuh janji manis yang cuma lewat, dan selalu dikelilingi banyak perhatian dari orang lain. Alih-alih memberikan kepastian, yang ada justru hati dibuat lelah karena harus menghadapi kebohongan dan perlakuan yang nggak konsisten.
Pada akhirnya, lagu ini menegaskan keputusan untuk berhenti berharap pada hubungan yang toxic dan penuh luka. Sang tokoh menyadari bahwa lebih baik sendiri daripada terus dipermainkan, apalagi ketika tahu bahwa ia bukan satu-satunya yang dijadikan 'cadangan'. Ada pesan kuat soal karma dan peringatan untuk lebih hati-hati menjaga hati, terutama dari orang-orang yang cuma datang untuk numpang lewat tanpa komitmen. Lagu ini jadi pengingat bahwa cinta nggak seharusnya bikin capek—kalau cuma bikin sakit, lebih baik ditinggal pergi.