Lagu Lush Life dari Zara Larsson ini punya vibe yang ceria, tapi sebenarnya ceritanya tentang seseorang yang lagi berusaha move on dari hubungan yang gagal. Di awal lagu, dia menggambarkan hidupnya sekarang yang dijalani dengan santai dan bebas, seolah setiap hari adalah hari terakhir. Dia memilih menikmati hidup, pesta, menari, dan bersenang-senang sepanjang malam tanpa terlalu memikirkan masa lalu. Intinya, dia ingin hidup dengan caranya sendiri dan nggak mau terus terjebak dalam kenangan lama.
Di bagian lain, diceritakan juga bahwa hubungan yang dulu sebenarnya cuma sekadar "crush" atau ketertarikan sesaat. Awalnya terasa seru dan bikin deg-degan, tapi lama-lama dia sadar kalau hubungan itu memang nggak berjalan seperti yang diharapkan. Karena itu, dia memilih untuk melepaskannya dan melanjutkan hidup. Lagu ini menggambarkan proses move on yang nggak selalu sedih kadang justru diisi dengan mencoba menikmati hidup lagi dan menemukan kebahagiaan baru.
Secara keseluruhan, makna lagu ini adalah tentang bangkit setelah patah hati dan belajar menikmati hidup lagi. Pesannya cukup relate dengan anak muda sekarang kalau sesuatu nggak berhasil, nggak perlu terus disesali. Lebih baik fokus ke diri sendiri, menikmati momen sekarang, dan membuka diri untuk pengalaman baru. Jadi vibe lagu ini tuh kayak bilang, "ya udah, yang kemarin biarin lewat, sekarang waktunya menikmati hidup".