Seperti angin yang berhembus, terasa menyakitkan
sigeoganeun haessalmajeo tteugeowotji
Seperti sinar matahari yang terbit, terasa hangat
honjaseon beogeowotji
Sendirian, terasa sepi
geureoke geudael mannagi jeonen
Begitu, sebelum bertemu denganmu
nal anajuneun geudae-e pum aneseo
Dalam pelukanmu yang memelukku
nunbusin haessal garyeojudeon
Cahaya terang yang bersinar di matamu
geu soneul matjapgo
Menggenggam tanganmu
bomkkocheul baraboda
Melihat bunga musim semi
bi oneun changgae seoseo immatchugo
Di tempat di mana hujan turun, kita bertemu
nagyeobi jimyeon nuneul majeumyeo
Saat embun pagi menetes, menatapmu
gakkaiseo georeoyo
Berjalan mendekat
kkochi pineun bomnalcheoreom eoryeotgie
Seperti hari-hari musim semi yang penuh bunga
nalkaroun gyeoulcheoreom hwaman naetji
Seperti salju musim dingin yang lembut
modeun ge eoryeowotji
Semua terasa indah
cham singihae sarangiran ge
Sungguh, cinta itu menakjubkan
cham ttatteuthage nae ireum bulleojumyeo
Dengan lembut memanggil namaku
sanaun baram beotyeojudeon
Angin yang berhembus lembut
eokkaee gidae-eo
Memberi harapan yang hangat
bomkkocheul baraboda
Melihat bunga musim semi
bi oneun changgae seoseo immatchugo
Di tempat di mana hujan turun, kita bertemu
nagyeobi jimyeon nuneul majeumyeo
Saat embun pagi menetes, menatapmu
gakkaiseo georeoyo
Berjalan mendekat
gakkeumssik doraboneun
Kadang-kadang kembali
i giri geujeo kkumman gata
Jalan ini terasa seperti mimpi
geudaewa hamkke geotneun
Bersama denganmu
myeot beone bomeul jina
Melalui beberapa musim semi
yeoreumcheoreom tteugeopge neol saranghago
Mencintaimu dengan sepenuh hati seperti musim panas
gaeureul geonneo hamkke georeumyeo
Melewati jalanan bersama
gyeoureul gidaryeoyo
Menanti musim panas yang akan datang