Aku, aku melihat gambarmu hari ini
At an art exhibit on memory lane
Di sebuah pameran seni di jalan kenangan
You wore those bells we found on Champs-Elysees
Kau memakai lonceng yang kita temukan di Champs-Elysees
Framed like the golden masters
Dibingkai seperti para maestro emas
Forgotten all these years
Dilupakan selama bertahun-tahun ini
Pouring like rain
Mengalir seperti hujan
A truth that appears
Sebuah kebenaran yang muncul
Oh, the genius of pain
Oh, jeniusnya rasa sakit
Without a name
Tanpa nama
Pouring like rain
Mengalir seperti hujan
Cause I'm on my back, on my back again
Karena aku terbaring, terbaring lagi
Words we had to describe the same feeling
Kata-kata yang kita punya untuk menggambarkan perasaan yang sama
Now without a meaning
Sekarang tanpa arti
Cause I'm on my back, on my back again
Karena aku terbaring, terbaring lagi
Looking at a hole in the ceiling
Memandang lubang di langit-langit
I, I watched the movie of you today
Aku, aku menonton film tentangmu hari ini
Silver screen
Layar perak
Adapted from my thoughts on Broadway
Diadaptasi dari pikiranku di Broadway
You saved the world
Kau menyelamatkan dunia
We lived in such harmony
Kita hidup dalam harmoni yang indah
Blockbuster sales in twelve countries
Penjualan blockbuster di dua belas negara
Remembered all these years
Diingat selama bertahun-tahun ini
Falling like rain
Jatuh seperti hujan
A truth that appears
Sebuah kebenaran yang muncul
Oh, the genius of pain, oh
Oh, jeniusnya rasa sakit, oh
Cause I'm on my back, on my back again
Karena aku terbaring, terbaring lagi
Words we had to describe the same feeling
Kata-kata yang kita punya untuk menggambarkan perasaan yang sama
Now without a meaning
Sekarang tanpa arti
Cause I'm on my back, on my back again
Karena aku terbaring, terbaring lagi
Looking at a hole in the ceiling
Memandang lubang di langit-langit