Lirik Pekik Merdeka - WOW!

X

Tips Pencarian Lirik Favorit Anda

Anda Mengetahui Judul dan Nama Penyanyi

  • Ketikkan nama penyanyi dan judul lagu, berikan tanda kutip di judul lagu, misal: Yovie "Menjaga Hati";
  • bila tidak berhasil, coba untuk mengilangkan tanda kutip, misal: Yovie Menjaga Hati; atau
  • dapat juga dengan mengeklik menu A B C D.., lalu cari berdasarkan nama artis. Yovie dimulai dengan Y, klik Y. Lihat daftar lagu, dan dapatkan yang Anda cari.

Anda Tidak mengetahui Judul Lagu, Tetapi Mengetahui Nama Penyanyi

  • Ketik nama penyanyi, misal: YOVIE, akan muncul banyak halaman, telusuri dan pilih dari halaman-halaman tersebut; atau
  • klik menu A B C D E ... berdasarkan nama artis Y, cari Yovie, dan cari lirik yang Anda cari.

Anda Tidak Mengetahui Judul Lagu, Tetapi mengetahui Syair

  • Ketikkan penggalan syair yang Anda ketahui, misal:
    Tanpamu tiada berarti
    Tak mampu lagi berdiri
    Cahaya kasihmu menuntunku
    Kembali dalam dekapan tanganmu
  • Masukkan kata-kata penting. Misal: tiada berarti berdiri cahaya dekapan.
  • Hindari kata-kata yang berkemungkinan memiliki ada dua versi atau lebih. Misal: tanpamu dapat ditulis tanpa mu.

TETAP TIDAK DAPAT MENEMUKAN LIRIK YANG ANDA CARI

  • Pilih menu A B C D E ... berdasarkan nama artis atau judul lagu.
  • Bila masih tidak dapat menemukan lirik yang Anda cari, mungkin kami bisa membantu Anda. Silakan menghubungi kami.
Pekik merdeka
lantang memecah suasana
Beratus pasang mata
mengarah tebar layar

Kala berlangsung
kisah bangkitnya perlawanan
Mengusir penjajahan
dari muka bumiku

Beratus wajah lugu
mengarah tebar layar
diam terpaku memandang

Tercekam suasana
dahsyatnya perlawanan
pembela tanah airnya

Namun ketika usai mereka terjaga
memadati dirinya
di tanah lapang luas
Tempat berlangsung
pesta saudagar ternama
pemilik kebun cengkeh
di desa kecil itu

Reff.
Keheningan mencekam
tinggallah tebar layar
tegak terpancang membisu
Bagai memendam kesan
gulana dalam desa
laksana kodrat alami

Tembang bela bangsa
Bahala menantang
Mendukung perlawanan
Aksara pusaramu
janji penerus
tegaknya cita-cita mahajana

Pekik merdeka
kini hanyalah semboyan
beratus wajah lugu
merindukan maknanya

Warna temaram
wadah bahala buana
berhana wajah lugu takkan sanggup meraba