Saat aku terpuruk dan, oh jiwaku, begitu lelah;
When troubles come and my heart burdened be;
Saat masalah datang dan hatiku terasa berat;
Then, I am still and wait here in the silence,
Lalu, aku diam dan menunggu di sini dalam keheningan,
Until you come and sit awhile with me.
Sampai kau datang dan duduk sejenak bersamaku.
You raise me up, so I can stand on mountains;
Kau angkat aku, agar aku bisa berdiri di atas gunung;
You raise me up, to walk on stormy seas;
Kau angkat aku, untuk berjalan di lautan yang bergelora;
I am strong, when I am on your shoulders;
Aku kuat, saat aku di pundakmu;
You raise me up... To more than I can be.
Kau angkat aku... Menjadi lebih dari yang bisa aku capai.
You raise me up, so I can stand on mountains;
Kau angkat aku, agar aku bisa berdiri di atas gunung;
You raise me up, to walk on stormy seas;
Kau angkat aku, untuk berjalan di lautan yang bergelora;
I am strong, when I am on your shoulders;
Aku kuat, saat aku di pundakmu;
You raise me up... To more than I can be.
Kau angkat aku... Menjadi lebih dari yang bisa aku capai.
There is no life - no life without its hunger;
Tak ada kehidupan - tak ada kehidupan tanpa rasa lapar;
Each restless heart beats so imperfectly;
Setiap hati yang gelisah berdetak dengan cara yang tidak sempurna;
But when you come and I am filled with wonder,
Tapi saat kau datang dan aku dipenuhi rasa takjub,
Sometimes, I think I glimpse eternity.
Kadang, aku merasa seolah melihat keabadian.
You raise me up, so I can stand on mountains;
Kau angkat aku, agar aku bisa berdiri di atas gunung;
You raise me up, to walk on stormy seas;
Kau angkat aku, untuk berjalan di lautan yang bergelora;
I am strong, when I am on your shoulders;
Aku kuat, saat aku di pundakmu;
You raise me up... To more than I can be.
Kau angkat aku... Menjadi lebih dari yang bisa aku capai.
You raise me up... To more than I can be.
Kau angkat aku... Menjadi lebih dari yang bisa aku capai.