• Semua
  • Profil
  • Berita
  • Foto
  • Berita Foto
  • Video
  • Lirik

Lirik Halau - Weni Wen

X

Tips Pencarian Lirik Favorit Anda

Anda Mengetahui Judul dan Nama Penyanyi

  • Ketikkan nama penyanyi dan judul lagu, berikan tanda kutip di judul lagu, misal: Yovie "Menjaga Hati";
  • bila tidak berhasil, coba untuk mengilangkan tanda kutip, misal: Yovie Menjaga Hati; atau
  • dapat juga dengan mengeklik menu A B C D.., lalu cari berdasarkan nama artis. Yovie dimulai dengan Y, klik Y. Lihat daftar lagu, dan dapatkan yang Anda cari.

Anda Tidak mengetahui Judul Lagu, Tetapi Mengetahui Nama Penyanyi

  • Ketik nama penyanyi, misal: YOVIE, akan muncul banyak halaman, telusuri dan pilih dari halaman-halaman tersebut; atau
  • klik menu A B C D E ... berdasarkan nama artis Y, cari Yovie, dan cari lirik yang Anda cari.

Anda Tidak Mengetahui Judul Lagu, Tetapi mengetahui Syair

  • Ketikkan penggalan syair yang Anda ketahui, misal:
    Tanpamu tiada berarti
    Tak mampu lagi berdiri
    Cahaya kasihmu menuntunku
    Kembali dalam dekapan tanganmu
  • Masukkan kata-kata penting. Misal: tiada berarti berdiri cahaya dekapan.
  • Hindari kata-kata yang berkemungkinan memiliki ada dua versi atau lebih. Misal: tanpamu dapat ditulis tanpa mu.

TETAP TIDAK DAPAT MENEMUKAN LIRIK YANG ANDA CARI

  • Pilih menu A B C D E ... berdasarkan nama artis atau judul lagu.
  • Bila masih tidak dapat menemukan lirik yang Anda cari, mungkin kami bisa membantu Anda. Silakan menghubungi kami.
Lirik Halau - Weni Wen
youtube.com/WENI WEN
Ho-woo, a-a-a
Ho-woo, a-a-a
Ho-woo, a-a-a
Ho-uu, yeah

Di saat perutmu lapar gak ada makanan
Di saat kamu diundang ke nikahan mantan
Pengen nikah ngeyel aja kehidupan mapan
Ketemu pacar baru matanya jelalatan

Halau itu namanya
Halau itu namanya
Halau itu namanya
Halau

Jangan kira cinta itu sangat mudah kawan
Kubagi menari dari di atas khayangan
Ini bukan hanya pasal suatu perasaan datang
Tapi cinta itu memang dasarnya kenyataan

Walau kau bertemu dengan insan s'lalu perawan
Belum tentu itu berdasarkan rasa sayang
Cukup dengan dia seseorang yang pahlawan
Memberimu penerang disaat kegelapan datang

Halau itu namanya
Halau itu namanya
Halau itu namanya
Halau

Di saat perutmu lapar gak ada makanan
Di saat kamu diundang ke nikahan mantan
Pengen nikah ngeyel aja kehidupan mapan
Ketemu pacar baru matanya jelalatan
Uuh, yaa-hei

Halau itu namanya
Halau itu namanya
Halau itu namanya
Halau

Coba tanya pada hati yang sangat mendalam
Jangan kau rasa ini hanya perih yang kau pendam
Ini perkara cinta sejati yang tumbuh jauh
Dari lubuk hatimu sendiri jadi jangan gengsi

Mengapa cinta harusnya yang engkau cari?
Bukan makna terbentur siapa jati diri
Tapi di kala senyum telah berseri-seri
Kalau dia datang memberimu suara sah yang berarti

Walaupun ku tau kau halau, yeah
Tapi ku percaya kamu (kamu)
Walau seisi dunia menyatakan kau halau
Tapi cinta itu nyata
Uuh, yeah-yeah

Halau itu namanya
Halau itu namanya
Halau itu namanya
Halau

Halau itu namanya
Halau itu namanya
Halau itu namanya
Halau

Halau itu namanya
Halau itu namanya
Halau itu namanya
Halau

Halau itu namanya
Halau itu namanya
Halau itu namanya
Halau

Makna Lagu Halau

Lagu Halau ini punya makna yang cukup unik—dibalut santai tapi sebenarnya ngomongin realita cinta yang nggak selalu indah. Di awal lirik, ada banyak situasi relate kayak lagi susah, diundang ke nikahan mantan, atau pengen buru-buru nikah padahal belum siap. Semua itu digambarkan sebagai "halau", semacam perasaan kacau, bingung, atau tekanan hidup yang bikin kita salah langkah dalam urusan cinta.

Masuk ke bagian tengah, lagunya mulai ngasih pesan yang lebih dalam, cinta itu nggak sesederhana perasaan yang tiba-tiba datang. Bukan cuma soal penampilan atau status, tapi lebih ke siapa yang benar-benar ada buat kita, terutama di saat susah. Jadi cinta sejati itu dilihat dari ketulusan dan kehadiran nyata, bukan sekadar euforia atau gengsi. Di sini juga ditekankan buat dengerin hati sendiri, bukan ikut tekanan luar.

Intinya, lagu ini ngajarin kalau cinta itu harus realistis dan tulus, bukan sekadar ikut emosi atau gengsi. Jangan buru-buru, jangan asal pilih, dan jangan terkecoh sama hal-hal yang kelihatan "wah" di luar. Karena pada akhirnya, yang penting itu siapa yang benar-benar tulus dan bisa jadi tempat pulang, bukan cuma sekadar pelarian.