Setiap hari dia bangun di rumahnya yang bernilai jutaan dolar
His life is like a video, the only reality he knows .. huh
Hidupnya seperti video, satu-satunya kenyataan yang dia tahu.. huh
He jumps inside of his hundred thousand dollar car
[D ia melompat ke dalam mobilnya yang bernilai ratusan ribu dolar]
Cruising up the boulevard
Berkendara di sepanjang boulevard
Driving pass people living hard
Melewati orang-orang yang hidup susah
Complains about the gas prices but still supports the war
Mengeluh tentang harga bensin tapi tetap mendukung perang
He complains about his 6 figure salary, tax to feed the poor
Dia mengeluh tentang gajinya yang enam digit, pajak untuk memberi makan orang miskin
He doesn’t understand the homeless, doesn’t think its genocide
Dia tidak mengerti tentang tunawisma, tidak menganggapnya sebagai genosida
That millions die from three lethal letters
Bahwa jutaan orang mati karena tiga huruf mematikan
He does shit to make it better and I’m thinking huuu..
Dia tidak berbuat apa-apa untuk memperbaikinya dan aku berpikir huuu..
Everyone wants to touch the sky
Semua orang ingin menyentuh langit
Nobody wants to reach back
Tidak ada yang mau menjangkau kembali
For the ones who are scared to fly
Untuk mereka yang takut terbang
Everybody wants heaven
Semua orang ingin surga
If you don’t want to sacrifice
Jika kamu tidak mau berkorban
Don’t say nothing, don’t say nothing
Jangan bilang apa-apa, jangan bilang apa-apa
Oooooo .. Hush
Oooooo .. Diam
Don’t say nothing
Jangan bilang apa-apa
Oooooo .. Hush
Oooooo .. Diam
Don’t say nothing
Jangan bilang apa-apa
She watches television full of fabricated show
Dia menonton televisi yang penuh dengan acara yang dibuat-buat
Thinks the world is just a joke
Mengira dunia ini hanya lelucon
But oh little does she know
Tapi oh, sedikit yang dia tahu
That there is a real life drama happening right outside her door
Bahwa ada drama kehidupan nyata yang terjadi di luar pintunya
‘Coz she continues to ignore
Karena dia terus mengabaikan
But she’s like the TV – the story repeats
Tapi dia seperti TV – ceritanya berulang
She’s searching through the channels
Dia mencari-cari saluran
Skipping pass the news
Melewati berita
She’s more entertained by lies and gossip
Dia lebih terhibur oleh kebohongan dan gosip
‘Coz it hurts to see the truth
Karena melihat kebenaran itu menyakitkan
She complains about the nation
Dia mengeluh tentang negara ini
Think it’s a waste of time to vote
Menganggap bahwa memilih itu buang-buang waktu
She says the one that has been corrupted forever
Dia bilang bahwa yang sudah korup selamanya
No one tries to make it better
Tidak ada yang berusaha memperbaikinya
And I’m thinking uhh huhuu
Dan aku berpikir uhh huhuu
Everyone wants to touch the sky (Oh-ho)
Semua orang ingin menyentuh langit (Oh-ho)
Nobody wants to reach back
Tidak ada yang mau menjangkau kembali
For the ones who are scared to fly (scared to fly)
Untuk mereka yang takut terbang (takut terbang)
Everybody wants heaven (heaven)
Semua orang ingin surga (surga)
If you don’t want to sacrifice (oh)
Jika kamu tidak mau berkorban (oh)
Don’t say nothing
Jangan bilang apa-apa
Don’t say nothing
Jangan bilang apa-apa
Oooooo .. hush
Oooooo .. diam
Don’t say nothing (My hand to my brother)
Jangan bilang apa-apa (Tangan saya untuk saudara saya)
Oooooo .. hush (Hand to my sister)
Oooooo .. diam (Tangan untuk saudara perempuan saya)
Don’t say nothing
Jangan bilang apa-apa
Oooooo .. Hush
Oooooo .. diam
Don’t say nothing
Jangan bilang apa-apa
Oooooo .. Hush
Oooooo .. diam
Don’t say nothing
Jangan bilang apa-apa