Aku menemukan foto yang kita ambil saat merayakan tahun baru,
It's hard to see but I remember.
Sulit dilihat, tapi aku ingat.
You wore a cocktail dress ignored the goosebumps on your neck
Kau mengenakan gaun koktail, mengabaikan bulu kuduk di lehermu
The name sake of your outfit to keep you warm.
Nama gaunmu itu untuk menjaga agar kamu tetap hangat.
You always said that every thought I had was geometric,
Kau selalu bilang bahwa setiap pikiranku itu geometris,
I couldn't think outside my own lines.
Aku tak bisa berpikir di luar garis-garisku sendiri.
I hope you're alright, and I'm sorry that I wasted your time,
Aku harap kau baik-baik saja, dan aku minta maaf telah membuang waktumu,
Never had the intention to make you go.
Tak pernah berniat untuk membuatmu pergi.
To make you go,
Untuk membuatmu pergi,
To make you go, to make you go, I never wanted to make you go,
Untuk membuatmu pergi, untuk membuatmu pergi, aku tak pernah ingin membuatmu pergi,
You might be a stranger now and I just wanted to let you know
Kau mungkin kini menjadi orang asing, dan aku hanya ingin memberi tahumu
That I meant what I said.
Bahwa aku serius dengan apa yang aku katakan.
And every dream I've ever had has been of myself,
Dan setiap mimpi yang pernah aku miliki adalah tentang diriku sendiri,
And every dream I've ever had's been of
Dan setiap mimpi yang pernah aku miliki adalah
Better view with a ten month summer,
Pemandangan yang lebih baik dengan musim panas sepuluh bulan,
Losing you is like cutting my fingers off.
Kehilanganmu seperti memotong jariku sendiri.
And even with that summer,
Dan bahkan dengan musim panas itu,
Without you I'd rather cut my fingers off
Tanpamu, aku lebih memilih memotong jariku sendiri.