Lirik Single Teh Hijau - Tulus

X

Tips Pencarian Lirik Favorit Anda

Anda Mengetahui Judul dan Nama Penyanyi

  • Ketikkan nama penyanyi dan judul lagu, berikan tanda kutip di judul lagu, misal: Yovie "Menjaga Hati";
  • bila tidak berhasil, coba untuk mengilangkan tanda kutip, misal: Yovie Menjaga Hati; atau
  • dapat juga dengan mengeklik menu A B C D.., lalu cari berdasarkan nama artis. Yovie dimulai dengan Y, klik Y. Lihat daftar lagu, dan dapatkan yang Anda cari.

Anda Tidak mengetahui Judul Lagu, Tetapi Mengetahui Nama Penyanyi

  • Ketik nama penyanyi, misal: YOVIE, akan muncul banyak halaman, telusuri dan pilih dari halaman-halaman tersebut; atau
  • klik menu A B C D E ... berdasarkan nama artis Y, cari Yovie, dan cari lirik yang Anda cari.

Anda Tidak Mengetahui Judul Lagu, Tetapi mengetahui Syair

  • Ketikkan penggalan syair yang Anda ketahui, misal:
    Tanpamu tiada berarti
    Tak mampu lagi berdiri
    Cahaya kasihmu menuntunku
    Kembali dalam dekapan tanganmu
  • Masukkan kata-kata penting. Misal: tiada berarti berdiri cahaya dekapan.
  • Hindari kata-kata yang berkemungkinan memiliki ada dua versi atau lebih. Misal: tanpamu dapat ditulis tanpa mu.

TETAP TIDAK DAPAT MENEMUKAN LIRIK YANG ANDA CARI

  • Pilih menu A B C D E ... berdasarkan nama artis atau judul lagu.
  • Bila masih tidak dapat menemukan lirik yang Anda cari, mungkin kami bisa membantu Anda. Silakan menghubungi kami.
Lirik Single Teh Hijau - Tulus
[Verse 1]
Hari-hari berulang
Misteri lenyap senang
Ada saran kudengar
Lebih sering keluar ke alam
Saran lain kudengar
Cari hal asing yang menantang
Keluar dari benteng
Dari tempatmu yang sekarang

[Pre-Chorus]
Ada yang hilang dariku belakangan
Sedang tak mudah bertemu rasa senang
Sedang kucari yang jadi pencetusnya
Mungkin hilangnya atau siklus hidupku

[Chorus]
Mungkin aku sedang tak bisa
Tak bisa jatuh cinta
Membuka hati 'tuk apapun, siapapun
Dan mungkin aku memang sedang tak bisa
Tak bisa jatuh cinta
Membuka hati 'tuk apapun, siapapun

[Interlude]
Woah-oh, woah-oh-oh (Apapun, siapapun)

[Verse 2]
Tambah gerak tubuhmu
Baca buku yang baru
Ragam saran brilian
Yang belum kunjung jadi penawar

[Pre-Chorus]
Untuk yang hilang dariku belakangan
Sedang kucoba memahami alurnya
S'moga segera kutemukan jawaban
Tapi kini kurayakan hampa ini, oh

[Chorus]
Mungkin aku sedang tak bisa
Tak bisa jatuh cinta
Membuka hati 'tuk apapun, siapapun
Dan mungkin aku memang sedang tak bisa
Tak bisa jatuh cinta
Membuka hati 'tuk apapun, siapapun

[Bridge]
Kulihat mana di kendaliku
Teh hijau ini yang di tanganku
Di tengah seram sedih yang menghantamku, uh
Lepaskan, lepas kemurunganku
Hijau kembali jiwa gersangku
Ambillah sayang sebanyak waktu yang kau perlu


[Chorus]
Mungkin (Aku sedang tak bisa), aku sedang tak bisa
(Tak bisa jatuh cinta) Tak bisa jatuh cinta
(Membuka hati 'tuk apapun, siapapun) Uuh
Dan mungkin aku sedang tak bisa
Tak bisa jatuh cinta
(Membuka hati 'tuk apapun, siapapun) Aah

[Post-Chorus]
Tanpa itu, tanpanya
Apapun yang mungkin hilang itu (Sabar, sayang)
Mungkin ini siklusnya
Sudah garis jalannya
Esok, esok akan lebih elok

[Chorus]
Dan mungkin aku sedang tak bisa
Tak bisa jatuh cinta
Membuka hati 'tuk apapun, siapapun
Dan mungkin aku sedang tak bisa
Tak bisa jatuh cinta
Membuka hati 'tuk apapun, siapapun

[Outro]
Dan mungkin aku sedang tak bisa
Tak bisa jatuh cinta
(Apapun, siapapun)

Makna Lagu Teh Hijau Tulus

Lirik lagu ini menggambarkan seseorang yang sedang kehilangan semangat dan merasa sulit merasakan kebahagiaan maupun membuka hati. Bukan hanya soal cinta kepada seseorang, tetapi juga tentang hilangnya antusiasme terhadap berbagai hal dalam hidup. Walaupun banyak orang memberi saran untuk mencoba aktivitas baru, pergi ke alam, atau membaca buku, semua itu belum langsung menghilangkan rasa hampa yang sedang dialami. Lagu ini menunjukkan bahwa ada fase dalam hidup ketika seseorang merasa emosinya sedang "mati rasa" dan belum tahu pasti penyebabnya.

Menariknya, lagu ini tidak memaksa diri untuk segera pulih. Justru, tokoh dalam lagu memilih menerima bahwa perasaan itu mungkin memang bagian dari siklus kehidupan. Ia mulai fokus pada hal-hal yang masih bisa dikendalikan, merawat diri, dan memberi waktu bagi dirinya sendiri untuk sembuh. Pesannya relate banget dengan kehidupan sekarang, karena banyak orang merasa harus selalu bahagia atau produktif, padahal ada kalanya kita memang sedang lelah secara emosional dan butuh waktu untuk memulihkan diri.

Di bagian akhir, lagu ini membawa harapan bahwa masa-masa sulit tidak akan berlangsung selamanya. Kalimat "esok akan lebih elok" menjadi pengingat bahwa perasaan hampa bukanlah akhir dari segalanya. Intinya, lagu ini mengajak kita untuk menerima setiap fase kehidupan dengan sabar, tidak menghakimi diri sendiri saat sedang terpuruk, dan percaya bahwa seiring waktu hati akan kembali pulih dan mampu menemukan kebahagiaan serta harapan yang baru.