Suatu ketika, aku menghabiskan seminggu di penjara kecil di desa
And I don’t guess I’ll ever live it down
Dan aku rasa, aku takkan pernah bisa melupakan ini
I was sittin’ at a red light when these two men came and got me
Aku sedang duduk di lampu merah ketika dua orang datang menjemputku
And said that I was speeding through their town
Dan bilang kalau aku melaju kencang di kota mereka
Well, they said, tomorrow morning you can see the judge then go.
Mereka bilang, besok pagi kamu bisa ketemu hakim dan pergi.
They let me call one person on the phone
Mereka membolehkanku menelepon satu orang
I thought I’d be there overnight so I just called my boss
Kupikir aku hanya akan di sana semalam, jadi aku telepon bosku
To tell him I’d be off but not for long
Untuk bilang kalau aku tidak bisa kerja, tapi tidak lama
Well, they motioned me inside a cell with seven other guys
Mereka mengisyaratkan aku untuk masuk ke sel bersama tujuh orang lainnya
One little barred up window in the rear
Ada satu jendela kecil yang terkurung di belakang
My cellmates said if they had let me bring some money in
Teman sekamarku bilang kalau mereka membolehkan aku bawa uang
We ought to send the jailer for some beer
Kita seharusnya menyuruh sipir untuk membawakan bir
Well, I had to pay him double ’cause he was the man in charge
Aku harus membayar dua kali lipat karena dia adalah orang yang berkuasa
And the jailer’s job was not the best in town
Dan pekerjaan sipir penjara bukanlah yang terbaik di kota
Later on his wife brought hot bologna, eggs and gravy
Kemudian, istrinya membawakan bologna panas, telur, dan saus
The first day I was there I turned it down
Hari pertama aku di sana, aku menolaknya
Well, next morning they just let us sleep but I was up real early
Pagi berikutnya, mereka membiarkan kami tidur, tapi aku bangun sangat pagi
Wonderin’ when I’d get my release
Bertanya-tanya kapan aku akan dibebaskan
Later on we got more hot bologna, eggs and gravy
Kemudian, kami dapat lebih banyak bologna panas, telur, dan saus
And by now I wasn’t quite so hard to please
Dan sekarang, aku tidak begitu sulit untuk dipuaskan
Two days later when I thought that I had been forgotten
Dua hari kemudian, saat aku pikir aku sudah dilupakan
The sheriff came in chewin’ on a straw
Sheriff masuk sambil mengunyah jerami
He said, where is the guy who thinks that this is Indianapolis?
Dia bilang, di mana orang yang mengira ini Indianapolis?
I’d like to talk to him about the law.
Aku ingin bicara padanya tentang hukum.
Well, I told him who I was and told him I was working steady
Nah, aku bilang siapa diriku dan bilang kalau aku kerja tetap
And I really should be gettin’ on my way
Dan aku seharusnya sudah pergi
That part about me bein’ who I was did not impress him
Bagian tentang siapa diriku itu tidak mengesankannya
He said, the judge’ll be here any day.
Dia bilang, hakim akan datang kapan saja.
The jailer had a wife and let me tell you she was awful
Sipir itu punya istri dan biar ku bilang, dia sangat mengerikan
But she brought that hot bologna every day
Tapi dia membawakan bologna panas setiap hari
And after seven days she got to lookin’ so much better
Dan setelah tujuh hari, dia terlihat jauh lebih baik
I asked her if she’d like to run away
Aku bertanya padanya apakah dia ingin kabur
The next mornin’ that old judge took every nickel that I had
Pagi berikutnya, hakim tua itu mengambil setiap uang receh yang aku punya
And he said, son, let this teach you not to race.
Dan dia bilang, nak, biarkan ini mengajarkanmu untuk tidak kebut-kebutan.
The jailer’s wife was smilin’ from the window as I left
Istri sipir tersenyum dari jendela saat aku pergi
In thirty minutes I was out of state
Dalam tiga puluh menit, aku sudah keluar dari negara bagian.