Sakit. Aku berjalan
Tick? I’m talking.
Detik? Aku bicara.
Down the street and I’m sick
Di jalan dan aku merasa mual
Of the talk of the ‘trick’ that’s every time we meet
Dari omongan tentang ‘trik’ setiap kali kita bertemu
But.
Tapi.
Oh, I don’t know why
Oh, aku tidak tahu kenapa
Blinking, thinking something’s moving across my skin
Mata berkedip, memikirkan sesuatu yang bergerak di kulitku
And I scratch the spot, I watch the dot, that’s on the lens but
Dan aku menggaruk tempat itu, aku melihat titik yang ada di lensa tapi
Oh, I don’t know why
Oh, aku tidak tahu kenapa
Something’s closing in and I can’t do a thing
Sesuatu mendekat dan aku tidak bisa berbuat apa-apa
No, I can’t do a thing but wonder.
Tidak, aku tidak bisa berbuat apa-apa selain bertanya-tanya.
You said I’m crazy, I know.
Kau bilang aku gila, aku tahu.
You said I’m crazy, I know
Kau bilang aku gila, aku tahu
All I can say is that the drugs don’t work no more.
Yang bisa kukatakan adalah obat-obatan itu tidak berfungsi lagi.
My face is shaking,
Wajahku bergetar,
Knees are breaking,
Kneeku lemas,
“Swallow this” and for once I’m mistaken
“Telan ini” dan untuk sekali ini aku keliru
The rules I’ve been breaking, make you sick but
Aturan yang telah aku langgar, membuatmu muak tapi
Oh, I don’t know why
Oh, aku tidak tahu kenapa
My mind is in an oily state of screaming sin
Pikiranku dalam keadaan berminyak penuh teriakan dosa
And the moment I want to relax is when the shit kicks in, but
Dan saat aku ingin bersantai adalah saat semuanya jadi kacau, tapi
Oh, I don’t know why
Oh, aku tidak tahu kenapa
Now he’s back again
Sekarang dia kembali lagi
And now he’s brought a friend.
Dan sekarang dia membawa teman.
And his friend’s brought a whole dark army…
Dan temannya membawa seluruh pasukan gelap...