Aku sudah di sini berjam-jam,
Cutting in on every dance.
Menyela di setiap tarian.
I stand in every corner,
Aku berdiri di setiap sudut,
Painting red for everything.
Mewarnai segalanya dengan merah.
I look, to you,
Aku melihatmu,
I’ll take anything you’ve got,
Aku akan ambil apapun yang kau punya,
And fill every waking thought.
Dan memenuhi setiap pikiran yang terjaga.
I walk, with you.
Aku berjalan bersamamu.
You come everywhere I go.
Kau selalu ada di mana pun aku pergi.
Playing on my stereo.
Bergema di stereo-ku.
I’d trade my arms, for yours.
Aku rela menukarkan tanganku dengan milikmu.
A perfect waltz, around the room.
Sebuah waltz sempurna, mengelilingi ruangan.
I can leave myself, I’ll break it.
Aku bisa meninggalkan diriku, aku akan merusaknya.
With everything that once was yours.
Dengan semua yang pernah menjadi milikmu.
I look, to you,
Aku melihatmu,
I’ll take anything you’ve got,
Aku akan ambil apapun yang kau punya,
And fill every waking thought.
Dan memenuhi setiap pikiran yang terjaga.
I walk, with you.
Aku berjalan bersamamu.
You come everywhere I go,
Kau selalu ada di mana pun aku pergi,
Playing on my stereo.
Bergema di stereo-ku.
I look, to you,
Aku melihatmu,
I’ll take anything you’ve got,
Aku akan ambil apapun yang kau punya,
And fill every waking thought.
Dan memenuhi setiap pikiran yang terjaga.
I walk, with you.
Aku berjalan bersamamu.
You come everywhere I go.
Kau selalu ada di mana pun aku pergi.
Playing on my stereo.
Bergema di stereo-ku.
Playing on my stereo.
Bergema di stereo-ku.
Playing on my stereo.
Bergema di stereo-ku.
Playing on my stereo.
Bergema di stereo-ku.
Playing on my stereo.
Bergema di stereo-ku.